Hasil Konferensi Daerah, Pemuda Katolik Papua Barat Susun Rekomendasi Proker untuk Pemerintah

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Segenap pemuda Katolik di Papua Barat menyerukan dukungannya kepada pemerintah daerah, dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di tengah masyarakat. Termasuk masalah pembangunan dan penanggulangan pandemi Covid-19.

Dukungan itu telah tertuang pada rekomendasi program kerja (proker) yang disusun dalam Konferensi Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik se-Papua Barat.

Konferensi yang berlangsung tiga hari, 27–29 September, di Aston Niu Hotel Manokwari ini, mengangkat tema Membangun Solidaritas dan Soliditas Pemuda Katolik Menuju Peran Nyata bagi Gereja Katolik, Pemerintah, dan Masyarakat di Tanah Papua.

Baca juga:  Polri Gelar Simulasi Keamanan Jelang Peringatan Puncak Hari Bhayangkara ke-79

“Konferensi berlangsung tiga hari dari tanggal 27 sampai 29 September, kami membahas berbagai isu yang terjadi di tengah masyarakat, guna membantu pemerintah menanggulangi permasalahan itu. Hasil dari konferensi ini harus bisa diaplikasikan secara positif, baik untuk gereja maupun masyarakat,” ujar Yosepha M. Faan, Ketua Komda Pemuda Katolik Papua Barat.

Yosepha mengungkap, sebelumnya organisasi yang dipimpinnya itu telah vakum cukup lama. Namun, akhirnya dapat kembali eksis setelah pemerintah daerah melalui Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, memberikan bantuan dana untuk kembali menggerakkan roda organisasi.

Baca juga:  Ali Baham Optimistis Ekonomi Papua Barat Tumbuh Positif Meski APBD 2025 Defisit

Melalui konferensi inipun pihaknya telah melantik pengurus di berbagai kabupaten/kota. Tersisa lima kabupaten yang kemudian akan melaksanakan Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) untuk memilih serta melantik pengurus cabang.

Yuliance Fanataf, salah satu panitia Konferensi Komda Pemuda Katolik, menambahkan, dalam konferensi ini pihaknya mempertemukan serta menyatukan tiap pengurus Komcab se-Papua Barat.

Mahasiswi Unipa Manokwari itu, menilai pertemuan antar-pengurus Komcab benar-benar diperlukan guna menyamakan persepsi terkait penanggulangan berbagai permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat daerah masing-masing.

Baca juga:  Polisi Gagalkan Penyelundupan 540 Liter Cap Tikus di Pelabuhan Sorong 

“Setiap daerah memiliki masalah sosial yang berbeda-beda dan mereka yang paling tahu kondisi daerah mereka. Untuk itu, penting buat mereka semua kita pertemukan dalam konferensi ini,” ujar Yuliance.

“Dengan persatuan kami, semoga dapat membantu pemerintah dalam menyelesaikan ataupun menanggulangi setiap permasalahan yang terjadi, termasuk masalah penanggulangan Covid-19 dan pembangunan fisik daerah,” katanya lagi. (LP7/Red)

Latest articles

Piala Bergilir Pesparawi Nasional Diarak di Manokwari, Panitia Gaungkan Dukungan Warga

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV mengarak piala bergilir presiden RI dan piala bergilir Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN)...

More like this

Piala Bergilir Pesparawi Nasional Diarak di Manokwari, Panitia Gaungkan Dukungan Warga

MANOKWARI, LinkPapua.id - Panitia Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV mengarak piala bergilir...

Peserta Pesparawi Nasional XIV Mulai Tiba di Manokwari, Panitia Klaim Kesiapan Akomodasi Matang

MANOKWARI, LinkPapua.id – Peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV mulai tiba di...

Pansus DPRK Manokwari Rampungkan Rekomendasi LKPJ Bupati 2025, Siapkan 41 Poin Catatan

MANOKWARI, Linkpapua.id-Panitia Khusus (Pansus) DPRK Manokwari yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Manokwari...