27.7 C
Manokwari
Kamis, Maret 26, 2026
27.7 C
Manokwari
More

    Kandidat Tunggal, Pemkab Pegaf upayakan partisipasi pemilih tinggi

    Published on

    Manokwari- Pilkada serentak di Kabupaten Pegunungan Arfak akan diikuti oleh kandidat tunggal, pemerintah daerah akan turut mendorong agar partisipasi pemilih di daerah itu tetap tinggi.

    Peserta Pilkada di daerah ini telah diputuskan KPU dan hanya diikuti oleh pasangan Yosias Saroi-Marinus Mandacan. Pada 9 Desember nanti pasangan petahana itu akan menghadapi kotak kosong

    Ditemui di Manokwari, Selasa, Penjabat bupati Pegunungan Arfak, Lasarus Indou menyebutkan bahwa pemerintah daerah akan turut mengupayakan partisipasi pemilih di daerah tersebut mencapai 80 hingga 90 persen dalam Pilkada tahun ini.

    Baca juga:  Pilkada Pegaf: Marinus-Daniel Klaim Solid di 166 Kampung 

    “Kita akan mengupayakan Pilkada serentak di Pegunungan Arfak terbaik di Papua Barat bahkan di Indonesia. Partisipasi masyarakat untuk memilih harus didorong. Pemerintah daerah akan bantu KPU dengan target 80 sampai 90 persen pemilih datang ke TPS,” ucap Lasarus Indou.

    Dirinya menyebutkan bahwa sejauh ini situasi keamanan di Pegunungan Arfak cukup kondusif. Aksi demontrasi terkait pengumuman hasil seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) sempat terjadi namun saat ini sudah ditangani.

    Ia optimistis, keamanan di daerah yang kaya akan potensi pariwisata dan pertanian itu aman hingga 9 Desember 2020. Koordinasi terus dilakukan dengan tokoh adat, kepolisian dan TNI.

    Baca juga:  Koramil 1801-06/Anggi laksanakan patroli pendisiplinan prokes di Pegaf

    “Kita harus yakin, penyelenggaraan pemilu di Pegunungan Arfak terbaik. Masyarakat dan seluruh elemen harus mendukung. Daerah aman pemerintah bisa membangun,” tandasnya.

    Terkait upaya pemerintah daerah untuk membantu KPU mewujudkan Pilkada sehat, lanjut Lasarus, pihaknya akan mengoptimalkan kinerja satuan tugas COVID-19. Dia pun berharap kandidat berkomitmen untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.

    “Dari sembilan daerah di Papua Barat yang akan melaksanakan Pilkada, Pegunungan Arfak satu-satunya yang masih hijau. Kita harus pertahankan, kita jaga sama-sama agar Pilkada tidak jadi klaster COVID-19,” ucap Lasarus menambahkan.

    Baca juga:  Bupati Pegaf Ultimatum ASN Tinggal di Luar Daerah: Segera Pindah atau Gaji Ditahan!

    Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Barat ini pun akan mengawasan lebih ketat di setiap pintu masuk. Setiap warga yang melintas akan diwajibkan menjalani rapid test atau tes cepat COVID-19.

    “Kita harus terapkan itu untuk mencegah agar tidak tertular daerah lain seperti Manokwari dan Manokwari Selatan,” pungkasnya.  (LPB1/red)

    Latest articles

    Musda II PWKI Papua Barat, Bupati Manokwari Tekankan Peran Perempuan dalam...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou bersama sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi perempuan menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) II Perkumpulan Wanita Kristen Indonesia...

    More like this

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba...

    Bupati Pegaf Ultimatum ASN Tinggal di Luar Daerah: Segera Pindah atau Gaji Ditahan!

    PEGAF, LinkPapua.id - Bupati Pegunungan Arfak (Pegaf) Dominggus Saiba memberikan ultimatum kepada aparatur sipil...

    Bupati Pegaf Ancam Bongkar Sendiri Jika Ada Aksi Palang Jalan Prafi-Anggi

    PEGAF, LinkPapua.id - Bupati Pegunungan Arfak (Pegaf) Dominggus Saiba mengeluarkan peringatan terhadap aksi pemalangan...