27.4 C
Manokwari
Kamis, Desember 11, 2025
27.4 C
Manokwari
More

    Keributan di Pelabuhan Manokwari, Polda Papua Barat Bantah Adanya Pembunuhan

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Polda Papua Barat melalui Kabid Humas Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., memberikan klarifikasi resmi terkait insiden keributan yang terjadi di Pelabuhan Laut Manokwari pada Selasa malam (2/12/25).

    Insiden ini melibatkan petugas Pelni, Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), serta sekelompok mahasiswa asal Pegunungan Tengah. Keributan berawal ketika rombongan mahasiswa yang hendak mengantar keluarga tidak diizinkan naik ke KM Labobar karena tidak memiliki tiket. Perdebatan dengan petugas Pelni di area tangga kapal berujung pada aksi dorong yang memicu benturan antara mahasiswa dan TKBM.

    Baca juga:  Ditpolairud Polda Papua Barat Gelar Sholat Gaib, Istighosah dan Doa Bersama Peringati HUT ke-75

    Situasi sempat mereda setelah personel Polsek KSKP Manokwari melakukan pengamanan, namun para mahasiswa yang meninggalkan area pelabuhan kemudian mendapat serangan dari sekelompok pemuda tidak dikenal di sekitar Borobudur hingga Amban. Informasi ini menyebar ke mahasiswa lain di Sekretariat IMPT dan memicu mobilisasi massa menuju Pelabuhan Manokwari sambil membawa alat tajam.

    Ketegangan memuncak ketika massa tiba dan berhadapan dengan kelompok TKBM, sehingga terjadi aksi saling serang, aparat segera menurunkan personel Dalmas untuk melakukan pemblokiran dan menstabilkan keadaan, serta berkoordinasi dengan para kepala suku dan tokoh adat Pegunungan Tengah untuk melakukan dialog langsung di lokasi.

    Baca juga:  Coblos Ulang di 7 TPS Manokwari Kondusif, Polisi Amankan 2 Warga

    Melalui komunikasi intensif, massa berhasil ditenangkan, dan dua orang yang sebelumnya disandera berhasil diserahkan kembali kepada kepolisian untuk keperluan pemeriksaan.

    Dalam kejadian tersebut, tiga orang mengalami luka, terdiri atas unsur TNI, anggota Polri, serta pegawai Pelindo. Ketiga korban saat ini menjalani perawatan medis di RSUD Manokwari.

    Kabid Humas menegaskan bahwa beberapa informasi yang berkembang di media sosial tidak benar, termasuk isu penikaman di Jalan Borobudur dan isu pembunuhan di atas KM Labobar, yang dipastikan hoaks dan tidak pernah terjadi.

    Baca juga:  NasDem Papua Barat Targetkan Usung Calon Gubernur 2024 tanpa Koalisi

    Ia menambahkan bahwa memang terdapat informasi mengenai adanya pemukulan, dan keberadaan anggota yang menjadi korban tersebut saat ini sedang dimintai keterangannya untuk memperjelas rangkaian peristiwa.

    Polda Papua Barat mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak terverifikasi serta mengajak semua pihak menjaga situasi tetap kondusif, Proses penyelidikan masih berlangsung dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan secara terbuka melalui Kabid Humas Polda Papua Barat.(LP3/Red)

    Latest articles

    Apindo Papua Barat Gelar Musprov Perdana Usai 10 Tahun Vakum

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Papua Barat menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) perdananya setelah fakum selama 10 tahun. Konsolidasi...

    More like this

    Susun RPJPD 2025-2045, Hermus Ingatkan Pembangunan yang Berkelanjutan

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Pemerintah kabupaten Manokwari menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang...

    Polda Papua Barat Salurkan 128,5 Ton Beras SPHP ke Seluruh Wilayah, Stok Dipastikan Aman Jelang Nataru

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Drs. Yosi Muhamartha memastikan proses pendistribusian Beras Stabilisasi...

    Awak Tanki Pertamina jadi Garda Terdepan Distribusi Energi

    TERNATE, Linkpapua.id- Sebagai ujung tombak pengiriman energi sampai ke masyarakat, awak mobil tanki di...