Papua Barat Rawan Bencana, BPBD Siapkan Strategi Antisipasi Cepat

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – BPBD Papua Barat menyiapkan strategi antisipasi cepat menghadapi potensi bencana di berbagai wilayah. Kepala BPBD Papua Barat, Derek Ampnir, menegaskan pihaknya selalu siaga dan memperkuat koordinasi dengan BPBD kabupaten.

“Jadi kami selalu siap sedia begitu terjadi bencana, tim kami di kabupaten langsung ambil langkah cepat menangani,” ujar Derek, Kamis (13/11/2025).

Derek menjelaskan BPBD provinsi berperan sebagai koordinator antarwilayah dan merupakan sub dari BNPB. Menurutnya, BPBD kabupaten menjadi penanggung jawab utama di lapangan karena langsung berhubungan dengan masyarakat.

Baca juga:  Sambut HUT RI Ke-77, Derek Ampnir Buka Turnamen Sepak Bola Karang Taruna Biryosi

Ia menyebut skema penanganan bencana mengikuti arahan Inpres 2025. BPBD kabupaten menjadi penanggap pertama, kemudian BPBD provinsi akan turun jika situasi di luar kendali, dan BNPB ikut turun bila dibutuhkan.

“Skema inilah yang kami pakai dalam menghadapi ketika terjadi bencana. Untuk bencana di Papua Barat cukup ditangani sampai BPBD provinsi karena kita tidak ingin bencana yang besar,” tuturnya.

Baca juga:  Tutup Bimtek E-Purchasing, Staf Ahli Gubernur PB: Mau Tak Ada Masalah, Lelang Sesuai Aturan

Derek berharap BPBD kabupaten terus menjalin komunikasi aktif dengan BPBD provinsi dalam memantau potensi bencana. Ia menekankan pentingnya koordinasi agar langkah mitigasi bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.

Dia menilai Papua Barat memiliki tingkat kerawanan bencana tinggi dengan karakter berbeda di tiap wilayah. Pegunungan Arfak rentan longsor, Teluk Wondama rawan banjir, sementara Manokwari kerap diterpa banjir dan angin kencang di wilayah pesisir.

Baca juga:  Gubernur Papua Barat Hadiri Dialog Polkam di Kemenko, Singgung Stabilitas Politik-Keamanan

“Tim kami di lapangan selalu sigap dalam membaca situasi. Ketika ada peringatan dari pusat dan dirasakan dampaknya hingga daerah, kami sudah punya antisipasi dan strategi penanganannya, langkah inilah yang kami pakai selama ini,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

LP3KD Papua Barat Minta Pemprov Alokasikan Anggaran Setara untuk Kegiatan Keagamaan

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mengalokasikan anggaran yang setara...

More like this

LP3KD Papua Barat Minta Pemprov Alokasikan Anggaran Setara untuk Kegiatan Keagamaan

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat...

Tuan Rumah Pesparani Katolik V Papua Barat 2029: Teluk Wondama

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kabupaten Teluk Wondama resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Pesta Paduan...

Bupati Teluk Bintuni di Penutupan Pesparani IV Papua Barat: Tidak Ada yang Kalah!

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menyatakan tidak ada peserta yang...