Pemda Tambrauw-Unipa Bangun Kerja Sama, Selamatkan Hutan Konservasi

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Tambrauw melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) menandatangani perjanjian kerja sama dengan Fakultas Kehutanan Universitas Papua (Unipa), Senin (24/1/2022). Kerja sama ini menitikberatkan pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Tambrauw.

Dalam klausul kerja sama disepakati, nantinya akan dibuka program studi D III konservasi sumber daya hutan kelas Tambrauw. Unipa akan menjadi leading sector pembentukan SDM.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Tambrauw Gabriel Assem, Kepala Disdikpora Yosep Yewen, dan Wakil Rektor Unipa Sepus Fatem. Hadir pula Dekan Fakultas Kehutanan (Fahutan) Unipa Jonni Marwa.

Baca juga:  Jadi Dosen Tamu di Unipa, Ketua PWI Papua Barat Bawa Mata Kuliah Jurnalisme Kebudayaan

Gabriel Assem mengungkapkan pihaknya terus berupaya melakukan pengembangan SDM. Melibatkan perguruan tinggi adalah salah satu pendekatan konkret.

“Salah satu visi kami adalah meningkatkan kualitas SDM Tambrauw yang beretika. Tambrauw awalnya sebagai daerah yang terpinggirkan karena kita membangun semua dari nol. Perlahan kita membuka akses infrastruktur karena itu merupakan penggerak ekonomi. Di usia Tambrauw yang 13 tahun kita terus meningkatkan SDM kita, termasuk juga IPM,” jelasnya.

Baca juga:  Kantor Imigrasi Manokwari Sosialisasi Eazy Passport dan "Jajan Papeda" di Teluk Bintuni

Dengan berbagai potensi, kata Gabriel Assem, Tambrauw membangun kerja sama dengan perguruan tinggi. Sebagai daerah konservasi, maka sumber daya alam (SDA) yang dimiliki harus tetap terjaga.

“Dan kita butuh sumber daya manusia yang andal untuk menjaga potensi kehutanan kita,” katanya.

Dekan Fahutan Unipa Jonni Marwa mengatakan, kerja sama dengan Pemda Tambrauw sebagai bagian dari melaksanakan motto Unipa yaitu ilmu untuk kemanusiaan.

“Unipa mendukung pembangunan SDM di Tanah Papua. Fahutan juga terlibat dalam pembangunan Tambrauw sebagai daerah konservasi,” ujarnya.

Baca juga:  Prof Hugo Warami; Dari Rektor hingga Raih Gelar Akademik Tertinggi

Dengan banyak potensi di Tambrauw yang luar biasa memerlukan ahli madya yang punya kualifikasi, termasuk di bidang konservasi ini. Kata Jonni, setelah penandatanganan kerja sama maka selanjutnya akan disosialisasikan di Tambrauw agar anak-anak yang baru lulus SMA atau SMK bisa masuk jurusan DIII konservasi.

Pemda Tambrauw dalam mendukung program studi bagi kelas Tambrauw tersebut sudah menyediakan fasilitas pendukung. Selain itu dalam APBD 2022, telah dialokasikan anggaran sebesar Rp1,8 miliar. (LP3/Red)

Latest articles

‎Panitia Pesparawi Nasional XIV Papua Barat Terima Penghargaan Kemenag

0
PALU, LinkPapua.id – Panitia Pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV 2026 menerima penghargaan dari Kementerian Agama (Kemenag) RI atas penyelenggaraan Pesparawi Nasional...

More like this

Polisi MA Divonis Bersalah Kasus Kekerasan Seksual Ajukan Banding di PN Manokwari, Bukti Dinilai Terabaikan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Polisi berinisial MA mengajukan banding atas vonis 7 tahun penjara dalam...

Asap Pekat Ganggu Penerbangan di Rendani, Sejumlah Pesawat Tunda Pendaratan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kabut asap kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Rendani Manokwari, Papua...

Polresta Manokwari Ungkap Kasus Kematian di Amban, Satu Tersangka Ditangkap

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan mengungkap perkembangan penyelidikan kasus kematian...