25.4 C
Manokwari
Minggu, Maret 22, 2026
25.4 C
Manokwari
More

    Pemilik Hak Ulayat Datangi DPRK Manokwari, Pertanyakan Progres Perizinan Pertambangan Rakyat

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.id– Sejumlah masyarakat adat dan perwakilan pemilik hak ulayat yang selama ini wilayahnya menjadi aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin(PETI) di distrik Wasirawi dan sekitarnya, beraudiens dengan DPRK Manokwari pada Kamis (29/1/2026) di kantor DPRK Manokwari. Kehadiran masyarakat tersebut didampingi oleh Asosiasi Pertambangan Rakyat Indonesia (APRI) Papua Barat. Selain itu turut hadir perwakilan dari pemprov Papua Barat dan pemkab Manokwari.

    Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dipimpin oleh anggota DPRK Manokwari Haryono.M.K. May.”Kita ingin mendengar langsung apa yang menjadi aspirasi masyarakat serta sudah sejauh mana proses perizinan Pertambangan rakyat itu,”ujar May.

    Baca juga:  IPSS Bintuni Siap Jaga Soliditas dengan TNI/Polri Menuju Pemilu 2024

    Perwakilan masyarakat adat yang hadir Yermia Inyomusi dihadapan anggota dewan meminta adanya jaminan dari pemerintah selama proses perizinan tersebut diproses oleh pemerintah.” Kami meminta adanya jaminan dari pemerintah ke masyarakat. Kami juga butuh makan,”ungkapnya.

    Sementara Pemprov Papua Barat yang diwakili oleh Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Papua Barat Sammy Saiba menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada perizinan pengelolaan pertambangan oleh masyarakat. Disisi lain, akibat aktivitas PETI selama ini sudah menyebabkan kerusakan lingkungan disekitar kawasan tersebut.

    Baca juga:  Pengurus Pimimara Papua Barat 2021-2026 Dilantik, Ketua Umum Titip "Tugas Khusus"

    “Gubernur sudah menyurat kepada seluruh bupati di Papua Barat terkait pengusulan lokasi pertambangan termasuk Bupati Manokwari. Kita masih menunggu data dari pemkab Manokwari. Padahal pemerintah provinsi Papua Barat merupakan leading sektor dalam proses legalitas pengusulan WPR ke pemerintah pusat,”ungkap dia.

    Baca juga:  Kawal Terus Pengamanan Migor Curah Rakyat, Mendag Lutfi: Sesuai Target, Migor Sudah Tersedia di 10 Ribu Titik

    Dijelaskan Saiba, Gubernur Papua Barat mengarahkan pengelolaan tambang emas dikelola oleh masyarakat. Termasuk dalam penyiapan Pergub sebagai aturan teknis instrumen pembinaan dan koordinasi lintas sektor.

    Dari pertemuan tersebut, DPRK Manokwari mendorong agar pemerintah daerah Manokwari menyiapkan data-data yang diperlukan dalam pengurusan perizinan Pertambangan rakyat. Pasalnya pasca RDP Bupati Manokwari dengan Komisi III DPR RI beberapa waktu belum menunjukan progres yang signifikan.(LP3/Red)

    Latest articles

    Baku Tembak Pecah di Aifat Selatan Maybrat, 2 TNI AL Gugur

    0
    MAYBRAT, LinkPapua.id - Kontak tembak antara aparat keamanan dengan kelompok sipil bersenjata pecah di wilayah Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Insiden berdarah...

    More like this

    Mugiyono Ajak Warga Maknai Idulfitri dengan Saling Memaafkan dan Kesederhanaan

    ‎MANOKWARI, Linkpapua.id- Dalam momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, mengajak...

    Wagub Lakotani dan Sekda Ali Baham Salat Idulfitri Bersama Ribuan Jemaah di Borarsi

    MANOKWARI, Linkpapua.id – Ribuan umat Muslim memadati Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari, untuk...

    Layanan BBM Tetap Normal Selama Idul Fitri, Masyarakat Diminta Tidak Kawatir

    ​AMBON, Linkpapua.id– Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berkomitmen untuk terus melayani kebutuhan masyarakat...