26.8 C
Manokwari
Jumat, Maret 27, 2026
26.8 C
Manokwari
More

    Pemkab Akhirnya Setuju Jatah Beras untuk Pegawai Didrop dari Petani Mansel

    Published on

    MANSEL, Linkpapua.com – Pemerintah Kabupaten Manokwari Selatan akhirnya sepakat jatah beras para pegawai akan didrop dari hasil panen petani Mansel. Ini disepakati setelah lebih dari tiga bulan digodok.

    “Waktu pertemuan dengan para petani kami dapati bahwa hasil panen mereka bahkan tertahan sampai 3 musim panen. Hasil ini kemudian kami laporkan ke Pak Bupati dan beliau memerintahkan untuk melakukan semua persiapan agar hasil panen petani Mansel dimanfaatkan untuk jatah beras pegawai,” kata Kepala Dinas Pertanian Mohammad Amir, Jumat (11/3/2022).

    Baca juga:  Lepas CJH Mansel, Bupati Bernard: Berhaji Bukan Sekadar Perjalanan Fisik

    Selama proses pembicaraan, petani diwakili oleh para pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sementara dari pihak pemerintah selain kadistan, juga diwakili Kepala Distrik Yakob Frits Ramar dan Kadis Pemberdayaan Masyarakat Kampung Yesaya Tehupari.

    Amir menyampaikan, pihaknya memulai komunikasi tersebut sejak Desember 2021. Ia mengaku mendapat perintah bersama-sama dengan kepala dinas pemberdayaan masyarakat kampung dan kepala distrik untuk berembuk dengan para petani yang pada saat itu sudah mulai merasa kesulitan bersaing di pasaran.

    Baca juga:  Sambut HUT Ke-10 Mansel, Wabup Wempi Tekankan Kebersihan dan Keindahan Kota

    Dari keputusan bupati inilah perwakilan pemerintah terus melakukan koordinasi yang akhirnya menemui titik kata sepakat. Di mana pihak petani melalui BUMDes akan menyalurkan 33 ton beras setiap bulannya kepada pemerintah daerah.

    Baca juga:  Ada Temuan BPK, Inspektorat Mansel Optimistis Lakukan Perbaikan

    Dikonfirmasi terpisah, koordinator dari BUMDes yang dilibatkan dalam penyediaan jatah beras pegawai, Mulyoto menyampaikan, dalam upaya memenuhi kebutuhan jatah beras pegawai Mansel pihaknya didukung oleh 5 BUMDes yang ada di Oransbari. Mereka akan bertanggung jawab untuk memenuhi kuota permintaan pemda mulai tahun 2022 ini.

    “Karena proses koordinasi yang memakan waktu cukup lama sehingga pendropan pertama baru dimulai pada bulan Maret ini,” katanya. (LP2/Red)

    Latest articles

    Kapolda Papare Hadiri Rapim Kodam XVIII/Kasuari, Perkuat Sinergitas TNI–Polri

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id— Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare, S.I.K. menghadiri kegiatan Rapat Pimpinan (Rapim) TNI Kodam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, didampingi...

    More like this

    Wabup Teluk Bintuni Salat Id di Tomu, Open House Bareng Warga

    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara merayakan Lebaran Idulfitri...

    Muhammadiyah Manokwari Salat Id Hari Ini, Warga Harap Edukasi soal Hisab

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Ratusan warga Muhammadiyah di Manokwari, Papua Barat, melaksanakan salat Idulfitri 1447...

    Nakes Diserang di Tambrauw: 12 Saksi Diamankan, Ada 2 Kepala Kampung!

    TAMBRAUW, LinkPapua.id - Polisi mengamankan 12 orang saksi terkait kasus penyerangan empat tenaga kesehatan...