Pemprov Papua Barat Genjot IKD demi Pelayanan Cepat di Wilayah Terpencil

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menggenjot penerapan Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk mempercepat pelayanan publik, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah terpencil. Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyebut sistem digital ini menjadi kunci pemerataan akses layanan administrasi.

“Jangan ada satu pun warga Papua Barat yang tertinggal,” ujar Dominggus dalam upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-24 Otonomi Khusus (Otsus) di Manokwari, Jumat (21/11/2025).

Pemprov Papua Barat menyatakan komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan melalui digitalisasi kependudukan. Upaya ini juga diarahkan untuk meningkatkan transparansi dalam pemanfaatan dana Otsus.

Baca juga:  Paulus Waterpauw Tiba di Manokwari Besok, Ini Agenda Lengkapnya

“Keberhasilan Otsus diukur bukan dari jumlah anggaran, tetapi dari kualitas belanja, akuntabilitas pengelolaan, dan manfaat yang dirasakan rakyat,” kata Dominggus.

Dominggus mengatakan transparansi anggaran dan sinergi antarpemerintah menjadi landasan utama pelaksanaan program Otsus. Menurutnya, kolaborasi antara provinsi, kabupaten/kota, lembaga adat, lembaga keagamaan, dan masyarakat terus diperkuat.

Dia menjelaskan transparansi perencanaan dan penganggaran menjadi cara memastikan setiap rupiah benar-benar menyentuh masyarakat. Pemerintah menegaskan manfaat Otsus harus dirasakan anak-anak asli Papua tanpa terkecuali.

Baca juga:  Presiden Jokowi Apresiasi Antusiasme Masyarakat Papua Barat Ikuti Vaksinasi Covid-19

Pemprov Papua Barat mengampanyekan IKD secara masif sebagai solusi pelayanan di wilayah pesisir, pegunungan, dan kepulauan. Sistem ini diharapkan mempermudah akses layanan tanpa dokumen fisik dan mempercepat validasi data.

IKD juga didorong untuk mendukung pelaksanaan program sosial, pendidikan, kesehatan, dan administrasi lainnya. Dominggus menyebut inisiatif ini sejalan dengan misi pemerintah daerah dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Dalam penerapannya, Dominggus meminta pendampingan khusus bagi masyarakat pedalaman, kepulauan, dan komunitas adat. Pendampingan itu disebut krusial agar warga di seluruh wilayah bisa menikmati layanan administrasi yang setara.

Baca juga:  Sekda Papua Barat Minta Dukung Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi

Dia menegaskan Disdukcapil wajib menjamin keamanan data sebagai prioritas utama selama implementasi IKD berlangsung. Pemerintah meminta seluruh tingkatan layanan memastikan perlindungan data masyarakat.

“Pemerintah berkomitmen agar IKD dapat diimplementasikan secara luas, membawa manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Papua Barat dalam mengakses layanan publik yang lebih modern dan efisien,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

bp Kirim Jacket Pertama Proyek Tangguh UCC Menuju Lepas Pantai Fakfak...

0
KEPRI, LinkPapua.id – Perusahaan energi bp mengirimkan unit jacket pertama untuk kebutuhan instalasi lepas pantai di Kabupaten Fakfak, Papua Barat. Pengiriman alat berat ini...

More like this

bp Kirim Jacket Pertama Proyek Tangguh UCC Menuju Lepas Pantai Fakfak Papua Barat

KEPRI, LinkPapua.id – Perusahaan energi bp mengirimkan unit jacket pertama untuk kebutuhan instalasi lepas...

Musrenbang Otsus-RKPD Papua Barat Fokuskan 3 Program Prioritas Pembangunan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua...

Musrenbang Papua Barat 2027 Sepakati 446 Subkegiatan, Anggaran Otsus Tembus Rp1 Triliun

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyepakati ratusan subkegiatan prioritas dengan total...