Pesan Sekda Ali Baham ke ASN Papua Barat: Jaga Pola Pikir dan Emosi di Medsos

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat Ali Baham Temongmere meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemerintah provinsi untuk membentengi diri dari provokasi informasi di media sosial (medsos). Hal ini ditekankan guna menjaga stabilitas daerah agar tidak terganggu oleh perkembangan isu global yang beredar luas di ruang digital.

“Saya tekankan pentingnya menjaga sikap bijak dalam menyikapi berbagai peristiwa yang terjadi di berbagai belahan dunia,” ujar Ali Baham saat memimpin apel gabungan di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (9/3/2026).

Ali Baham menilai kemudahan akses informasi saat ini melalui platform digital seperti YouTube dan media sosial bisa berdampak negatif jika tidak disaring dengan baik. Dia memperingatkan agar tontonan di layar gawai tidak sampai memengaruhi emosi yang berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Serahkan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024, Silpa Rp133,9 M

ASN diharapkan menjadi garda terdepan dalam memberikan contoh kepada warga tentang cara mengonsumsi berita secara cerdas. Penguatan nilai-nilai kemanusiaan dan keselamatan harus menjadi prinsip utama agar kerukunan di Papua Barat tetap terjaga dengan baik.

“Kalau kita menonton televisi atau melihat informasi di media sosial, kita bisa melihat berbagai peristiwa yang terjadi di belahan dunia lain. Tetapi, kita tidak boleh terpengaruh hingga memengaruhi pola pikir dan sikap kita di sini,” tuturnya.

Baca juga:  Baru 32 Unit Beroperasi, Obet Rumbruren Minta Dapur Bergizi Papua Barat Diperluas

Dia menegaskan stabilitas daerah merupakan prioritas yang tidak boleh dikorbankan hanya karena terbawa arus informasi yang belum tentu relevan dengan kondisi lokal. ASN diminta untuk tetap tenang dan fokus pada pelayanan publik tanpa harus terjebak dalam opini yang memicu konflik.

Menjaga perdamaian di daerah menjadi tanggung jawab bersama, terutama bagi mereka yang bekerja di lingkungan birokrasi. Ketenangan sikap para aparatur dianggap sebagai kunci utama dalam meredam potensi kegaduhan yang bersumber dari isu-isu di dunia maya.

Baca juga:  Kebut Penyusunan RAPBD-P 2022, Waterpauw: Harus Pakai Sistem Lembur

“Kita harus menjaga perdamaian di daerah ini. Berbagai peristiwa yang kita lihat di televisi, media, maupun YouTube. Jangan sampai memicu hal-hal yang tidak kita inginkan di sini,” katanya.

Apel gabungan ini diikuti oleh ratusan pegawai dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah provinsi. Melalui arahan ini, Sekda berharap setiap aparatur memiliki ketahanan mental yang kuat dalam menghadapi disrupsi informasi di masa depan. (LP14/red)

Latest articles

LPPN Kukuhkan 18 Dewan Juri dan Totalisator Pesparawi Nasional XIV, Ronny...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) Jeane Marie Tulung mengukuhkan dewan juri dan totalisator untuk Pesparawi Nasional XIV di Manokwari,...

More like this

LPPN Kukuhkan 18 Dewan Juri dan Totalisator Pesparawi Nasional XIV, Ronny Lopies Jadi Ketua

MANOKWARI, LinkPapua.id - Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Nasional (LPPN) Jeane Marie Tulung mengukuhkan...

161 Anggota Kontingen Malut Tiba di Manokwari, Ikut 12 Kategori Lomba

MANOKWARI, LinkPapua.id - Sebanyak 161 anggota kontingen Maluku Utara (Malut) tiba di Manokwari, Papua...

38 Provinsi Warnai Karnaval Budaya Pesparawi XIV Manokwari, Simbol Kebinekaan Indonesia

MANOKWARI, LinkPapua.id– Sebanyak 38 kontingen provinsi dari seluruh Indonesia ambil bagian dalam Karnaval Budaya...