27.1 C
Manokwari
Senin, Maret 23, 2026
27.1 C
Manokwari
More

    Prabowo Ultimatum Pejabat Nakal: Bersihkan Dirimu atau Saya Bersihkan!

    Published on

    JAKARTA, LinkPapua.id – Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada seluruh pejabat di instansi pemerintahan untuk segera melakukan pembenahan internal. Prabowo menegaskan tidak akan segan mencopot mereka yang tetap nekat memelihara budaya kerja yang menyimpang.

    “Makanya saya, semua kawan-kawan di semua lembaga saya tanya, You (Anda) bersihkan dirimu, atau You (Anda) nanti akan dibersihkan, dan Saya lihat beberapa menteri saya sudah kelihatan sudah mulai benar. Ada orang yang kelihatan soft, tapi ada dirjen-dirjen yang nakal-nakal, langsung dipecat,” tegas Prabowo dalam keterangan tertulis yang dikutip, Minggu (22/3/2026).

    Baca juga:  Yanni Digadang Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, PFM: Sangat Layak

    Ketegasan ini disampaikan Prabowo dalam diskusi bersama jurnalis senior dan pengamat di Hambalang, Selasa (17/3). Ia menilai persoalan birokrasi saat ini berakar pada budaya lama yang cenderung manipulatif.

    “Saya lihat kita harus beresin lingkungan kita. Kita harus beresin budaya kita. Kita harus beresin governance kita. Hal-hal yang kecenderungan selalu menipu. Nyelundup. iya kan? Underinvoicing, iya kan? Semua praktik-praktik itulah,” tuturnya.

    Prabowo menyoroti banyaknya praktik underinvoicing hingga penyelundupan yang masih terjadi di berbagai lini. Menurutnya, tata kelola atau governance institusi harus segera dibersihkan dari kebiasaan menipu tersebut.

    Baca juga:  GPDI Mansel Ajak Jemaat Dukung Program Presiden Prabowo untuk Kesejahteraan

    “Kalau Anda lihat Menteri PU saya sekarang, Pak Dody ya, orangnya kan baik, tapi ada yang mau main-main, dia praaak, dia pecat dua dirjen,” ujar Prabowo memberikan contoh nyata di kabinetnya.

    Langkah Menteri PU Dody Hanggodo tersebut dipuji sebagai bentuk nyata pembersihan birokrasi dari pejabat bermasalah. Diketahui, dua dirjen di kementerian tersebut dicopot setelah terbukti melakukan pelanggaran disiplin berat.

    Baca juga:  Dampingi Mendagri, Pj Gubernur Papua Barat Ikut Sambut Kedatangan Presiden Jokowi di Jayapura

    “Kita menemukan deep-state, kita menemukan ada dirjen-dirjen yang berani melawan menteri. Akhirnya kita pecatkan banyak sekali dirjen-dirjen. Ada dirjen-dirjen yang merasa untouchable. Ada lembaga-lembaga yang merasa tidak boleh diaudit. Ini pekerjaan tidak ringan,” ungkap Prabowo.

    Presiden mengakui bahwa upaya bersih-bersih ini menghadapi tantangan besar, termasuk adanya kelompok yang merasa tidak tersentuh hukum. Namun, ia memastikan proses evaluasi akan terus berjalan demi menjaga akuntabilitas di setiap kementerian. (*/red)

    Latest articles

    Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Cek di Sini!

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni dua pertandingan krusial dalam ajang FIFA Series 2026 yang akan segera bergulir pada akhir Maret ini. Turnamen...

    More like this

    BMKG Prediksi Cuaca 2026 Lebih Panas, Cek Daftar Wilayah Terdampak di Sini!

    JAKARTA, LinkPapua.id - BMKG memprediksi sejumlah wilayah di Indonesia akan mengalami cuaca lebih panas...

    155.908 Napi-Anak Binaan Dapat Remisi Lebaran Idulfitri 2026, 1.162 Bebas

    JAKARTA, LinkPapua.id - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memberikan Remisi Khusus (RK) dan Pengurangan...

    Pemerintah Terapkan WFH 1 Hari Seminggu bagi ASN, Swasta Diharapkan Ikut

    JAKARTA, LinkPapua.id - Pemerintah akan menerapkan kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam...