Prabowo Ultimatum Pejabat Nakal: Bersihkan Dirimu atau Saya Bersihkan!

Published on

JAKARTA, LinkPapua.id – Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada seluruh pejabat di instansi pemerintahan untuk segera melakukan pembenahan internal. Prabowo menegaskan tidak akan segan mencopot mereka yang tetap nekat memelihara budaya kerja yang menyimpang.

“Makanya saya, semua kawan-kawan di semua lembaga saya tanya, You (Anda) bersihkan dirimu, atau You (Anda) nanti akan dibersihkan, dan Saya lihat beberapa menteri saya sudah kelihatan sudah mulai benar. Ada orang yang kelihatan soft, tapi ada dirjen-dirjen yang nakal-nakal, langsung dipecat,” tegas Prabowo dalam keterangan tertulis yang dikutip, Minggu (22/3/2026).

Baca juga:  Prabowo Silaturahmi-Diskusi SBY, Jokowi, hingga JK di Istana, Bahas Dunia Tak Stabil

Ketegasan ini disampaikan Prabowo dalam diskusi bersama jurnalis senior dan pengamat di Hambalang, Selasa (17/3). Ia menilai persoalan birokrasi saat ini berakar pada budaya lama yang cenderung manipulatif.

“Saya lihat kita harus beresin lingkungan kita. Kita harus beresin budaya kita. Kita harus beresin governance kita. Hal-hal yang kecenderungan selalu menipu. Nyelundup. iya kan? Underinvoicing, iya kan? Semua praktik-praktik itulah,” tuturnya.

Prabowo menyoroti banyaknya praktik underinvoicing hingga penyelundupan yang masih terjadi di berbagai lini. Menurutnya, tata kelola atau governance institusi harus segera dibersihkan dari kebiasaan menipu tersebut.

Baca juga:  Yanni Digadang Masuk Kabinet Prabowo-Gibran, PFM: Sangat Layak

“Kalau Anda lihat Menteri PU saya sekarang, Pak Dody ya, orangnya kan baik, tapi ada yang mau main-main, dia praaak, dia pecat dua dirjen,” ujar Prabowo memberikan contoh nyata di kabinetnya.

Langkah Menteri PU Dody Hanggodo tersebut dipuji sebagai bentuk nyata pembersihan birokrasi dari pejabat bermasalah. Diketahui, dua dirjen di kementerian tersebut dicopot setelah terbukti melakukan pelanggaran disiplin berat.

Baca juga:  FIFA Restui Erick Thohir Rangkap Jabatan Menpora dan Ketum PSSI

“Kita menemukan deep-state, kita menemukan ada dirjen-dirjen yang berani melawan menteri. Akhirnya kita pecatkan banyak sekali dirjen-dirjen. Ada dirjen-dirjen yang merasa untouchable. Ada lembaga-lembaga yang merasa tidak boleh diaudit. Ini pekerjaan tidak ringan,” ungkap Prabowo.

Presiden mengakui bahwa upaya bersih-bersih ini menghadapi tantangan besar, termasuk adanya kelompok yang merasa tidak tersentuh hukum. Namun, ia memastikan proses evaluasi akan terus berjalan demi menjaga akuntabilitas di setiap kementerian. (*/red)

Latest articles

Menag Nasaruddin Minta BKMT Papua Barat Solid dan Patuh Pengurus Pusat

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meminta jajaran Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat tetap solid dan mematuhi keputusan pengurus pusat...

More like this

Pemerintah Luncurkan Polling Pemilihan Logo HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Libatkan Masyarakat Umum

JAKARTA, LinkPapua.id – Pemerintah membuka polling terbuka buat memilih logo dan desain visual menyambut...

BPIP Tetapkan 76 Calon Paskibraka Pusat 2026 dari 38 Provinsi, Ini Daftar Lengkapnya!

JAKARTA, LinkPapua.id – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menetapkan sebanyak 76 pelajar sebagai calon...

Presiden Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah di 37 Provinsi, Telan Anggaran Rp5,41 Triliun

SAMPANG, LinkPapua.id – Presiden Prabowo Subianto meresmikan pembangunan dan peningkatan jalan daerah sepanjang 1.151...