Ratusan Pemuda Tujuh Suku Bintuni Antusias Ikut Seleksi Bintara Polri

Published on

BINTUNI, linkpapua.com – Animo para pemuda dari Tujuh Suku Teluk Bintuni untuk ikut dalam seleksi calon bintara Polri terbilang besar. Terbukti dalam tiga hari lebih dari 100 orang mengurus surat keterangan warga Tujuh Suku.

Hal ini dibenarkan Kepala LMA Tujuh Suku Marten Wersin saat ditemui di Kantor Pusat Lembaga Masyarakat Adat Tujuh Suku Kabupaten Teluk Bintuni, Senin (11/4/2022). Ia mengaku salut dengan semangat anak anak muda Tujuh Suku untuk menjadi anggota Polri.

Baca juga:  APBD Teluk Bintuni 2026 Dibahas, 95 Persen Masih Andalkan Dana Transfer

“Surat keterangan Nomor : 16-A. 02/LMA SUKU – TB /IV/2022, seketika sudah dimiliki oleh yang bersangkutan. Dengan ini menerangkan bahwa yang bersangkutan adalah benar-benar penduduk Teluk Bintuni berasal dari Suku Tujuh Suku,” ujar Martin.

Martin menyebutkan, dalam tiga hari terakhir, tercatat sekitar 150 orang pemuda Tujuh Suku yang mengambil keterangan. Ia berharap, mereka bisa menunjukkan kemampuan terbaik untuk lolos dalam seleksi Polri.

“Yah kami dari LMA Tujuh Suku berharap anak-anak kami dapat diterima bergabung di Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk posisi Bintara Polri, mungkin juga Perwira Polri kelak,” harapnya.

Baca juga:  Masjid Jami Merdeka Jadi Yang Pertama Menerima Kunjungan Tim Safari Ramadhan

Martin mengaku sangat berterima kasih kepada pemerintah karena sebelumnya ada sekitar 150 orang putra putri Tujuh Suku yang sudah diterima menjadi anggota Polri. Selain itu ada juga sekitar 80 orang lolos menjadi anggota TNI.

“Ini bentuk kerja nyata kami di LMA Tujuh Suku. Jadi kami tidak berdiam diri, kami terus berupaya mencari ide-ide lain agar putra-putri kami dapat bekerja di institusi pemerintahan juga swasta,” tegas Martin Wersin.

Baca juga:  Lepas Sambut 2022 di Dishub Kelautan, Hermus Bicara Revolusi Mental

Ia mengingatkan putra-putri asal Tujuh Suku agar mempersiapkan diri untuk menghadapi seleksi. Harus siap fisik dan mental. Dan terutama kata Martin adalah kepercayaan diri.

“Selain kesehatan, SDM juga harus diutamakan. Jangan kita ingin tapi tidak memenuhi syarat yang diinginkan,” pungkasnya. (LP5/red)

Latest articles

MUI: Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Agustusan Hukumnya Haram

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval agustusan, hukumnya haram dalam syariat Islam. MUI...

More like this

HUT ke-38 SMA 2 Manokwari, Hermus Dorong Alumni Perkuat Kontribusi untuk Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou mendorong keluarga besar dan alumni SMA Negeri 2 Manokwari...

Peringati HUT ke-78 Polwan, Polda Papua Barat Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Aksi Sosial

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia...

Lima Program CSR Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Diakui di ISRA 2026

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berhasil memborong 5 penghargaan dalam ajang Indonesia...