RSUD Papua Barat Terancam Putus Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, jika …

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Papua Barat terancam putus kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan jika tahun depan tidak mengikuti akreditasi.

Direktur RSUD Papua Barat, dr. Arnoldus Tiniap, kepada wartawan, Sabtu (12/11/2022), mengatakan setelah standar minimal pelayanan sudah diakui, selanjutnya mulai persiapan untuk peningkatan kelas.

RSUD Papua Barat tahun ini baru buka pelayanan umum setelah sebelumnya hanya melayani pasien Covid-19 sejak 2020. Namun, rumah sakit siap menghadapi akreditasi tahun depan.

Baca juga:  Pj Gubernur-Pj Sekda Papua Barat Absen, Pembahasan RAPBD 2023 Ditunda

“Kita diharuskan ikut akreditasi. Kalau tahun depan tidak ikut akreditasi maka kerja sama dengan BPJS akan diputuskan. Yang ada sekarang baru buat komitmen, dalam jangka waktu setahun ke depan kita sudah harus akreditasi, kalau tidak berarti kita putus kerja sama,” kata dr. Arnoldus usai menghadiri peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di RSUD Manokwari.

Baca juga:  Inflasi Papua Barat Sentuh 0,30%, Transportasi Udara Penyumbang Terbesar

Dokter Arnoldus mengaku, RSUD Papua Barat memiliki target nilai tertinggi dalam akreditasi tahun depan. “Kita harus memiliki target tertinggi. Akreditasi dilihat secara keseluruhan, mulai dari SDM (sumber daya manusia), jumlah dokter, hingga pelayanan sudah memenuhi. Kalau akreditasi tipe C kita sudah siap dan ini merupakan akreditasi pertama RSUD Papua Barat,” paparnya.

Baca juga:  Pemekaran Papua Barat Daya Memanas, Dominggus - Lambert Jitmau Saling Tuding

Mengenai peningkatan kelas RSUD Papua Barat, dia mengaku masih membutuhkan waktu. “Peningkatan kelas tidak mudah, butuh waktu. Namun, kita punya target waktu paling tidak 2025 atau 2026. Mudah-mudahan bisa,” ujarnya.(LP9/Red)

Latest articles

BKPP Teluk Bintuni Serahkan 100 Peserta Latsar ke Brigif 26/Gurana Piarawaimo

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Teluk Bintuni, Sefnat N. Manikrowi, secara resmi menyerahkan 100 peserta Latihan Dasar...

More like this

Khawatir Biaya Operasi Mahal, Lansia di Manokwari Bernapas Lega Berkat JKN

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang lansia bernama Tabita (60) di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, kini...

Kasus Kekerasan Senior-Junior di SMA Taruna Kasuari Nusantara Manokwari Berakhir Damai

MANOKWARI, LinkPapua.id– Kasus kekerasan fisik antara siswa senior dan junior di SMA Taruna Kasuari...

Gubernur Papua Barat: Jalan Rusak di Prafi Manokwari Diupayakan Diperbaiki 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyatakan akan mengupayakan perbaikan infrastruktur jalan...