Sah! DPR Papua Barat Tetapkan 3 Raperdasi

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Barat secara resmi menetapkan 3 rancangan peraturan daerah provinsi (raperdasi) dalam rapat paripurna yang digelar, Senin (11/9/2023). Tiga raperdasi ini ditetapkan bersamaan dengan pengesahan APBD Perubahan 2023.

Tiga raperdasi yang ditetapkan menjadi perdasi yakni Raperdasi Rencana Umum Energi Daerah (RUED), Raperdasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah serta Raperdasi penetapan dan pengelolaan terpadu bentang alam mahkota permata tanah papua.
Sementara satu raperdasi yang merupakan inisiatif DPR Papua Barat yaitu, Raperdasi Penyelenggaraan Perpustakaan.

Dalam pendapatan akhir gabungan fraksi yang dibacakan juru bicara Ir Dominggus Urbon menegaskan bahwa DPR Papua Barat menerima dan menyetujui dua raperdasi usulan eksekutif yakni Rencana Umum Energi Daerah (RUED), Raperdasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah serta satu raperdasi inisiatif Dewan yaitu Penyelenggaraan Perpustakaan menjadi peraturan daerah provinsi (perdasi).

Baca juga:  Tok! DPR Papua Barat Setujui RAPBD Induk 2023

Sementara DPR Papua Barat menolak Raperdasi penetapan dan pengelolaan terpadu bentang alam mahkota permata tanah papua untuk ditetapkan menjadi perdasi karena masih membutuhkan kajian lebih mendalam. Raeprdasi ini akan ditindaklanjuti dengan pembahasan antara eksekutif dan legislatif.

Baca juga:  Pj Gubernur Ali Baham Puji Kontribusi Muhammadiyah di Bidang Pendidikan-Teknologi

Setelah juru bicara gabungan fraksi DPR Papua Barat menyampaikan pendapat akhirnya, Wakil Ketua III Jongky R Fonataba sebagai pimpinan rapat paripurna keempat masa sidang III tahun 2023 meminta persetujuan terhadap tiga perdasi tersebut dari anggota Dewan yang hadir dengan secara serentak semuanya nyatakan setuju kemudian disahkan dari meja pimpinan Dewan satu ketukan palu.

“Dari meja pimpinan saya bertanya, apakah bapak ibu anggota Dewan yang terhormat setuju dengan tiga raperdasi ditetapkan menjadi Perdasi Papua Barat?” tanya Jongky Fonataba.

Sontak suara wakil rakyat menjawab, “Setuju,”. Bersamaan dengan itu pimpinan DPR mengetuk palu etuk tanda disahkannya tiga perdasi.

Baca juga:  Ketua DPR Papua Barat Desak Pembangunan Kantor Baru Masuk Program Prioritas Daerah

Dokumen tiga Perdasi ini sebelum ditandatangani pimpinan DPR Papua Barat bersama Pj Gubernur Paulus Waterpauw, Kabag Perundang-undangan Amanda Kambuaya membacakan draf peraturan daerah provinsi Papua Barat itu di mimbar rapat paripurna untuk didengar semua hadirin.

Setelah itu ditandatangani dan Ketua Dewan Orgenes Wonggor menyerahkan kepada Pj Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw untuk selanjutnya dikonsultasikan ke Kementerian Dalam Negeri di Jakarta sebelum tiga produk hukum ini dilembarkan dalam lembaran daerah. (LP1/red) 

Latest articles

KPU dan Kejaksaan Perkuat Sinergi, Teken PKS Pendampingan Hukum di Papua...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten se-Papua Barat bersama Kejaksaan Negeri se-Papua Barat secara serentak menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS), Selasa (14/7/2026)....

More like this

KPU dan Kejaksaan Perkuat Sinergi, Teken PKS Pendampingan Hukum di Papua Barat

MANOKWARI, Linkpapua.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten se-Papua Barat bersama Kejaksaan Negeri se-Papua...

Dana Desa Tahap II Mengalir ke 107 Kampung, 56 Kampung Masih Tunggu Laporan

MANOKWARI, Linkpapua.id– Sebanyak 107 kampung di Kabupaten Manokwari telah menerima penyaluran Dana Desa (DDS)...

92 Kampung di Manokwari Jadi Sasaran Program Koperasi Desa Merah Putih

MANOKWARI, Linkpapua.id- Pemerintah pusat mengalokasikan dana sebesar Rp50.800.113.000 dari total Dana Desa Kabupaten Manokwari...