Sosialisasi ZIS, Baznas Dorong Pembentukkan UPZ Sat Brimob Polda PB

Published on

MANOKWARI,linkpapua.comBadan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Papua Barat berupaya terus mengedukasi dan meningkatkan pemahaman menyangkut kewajiban membayar zakat, termasuk ajakan berinfak dan bersedekah. Ajakan ber-zakat, infak dan sedekah (ZIS) ini, turut disosialiasikan di kalangan Polri.

Kali ini Baznas menyasar Satuan Brimob Daerah (Sat Brimobda) Polda Papua Barat. Sosialisasi dipusatkan di Masjid Asy-Syahdah, Kompleks Mako Brimob, Kamis (10/3/2022).

“Harapannya dengan kegiatan sosialsiasi dan ajakan berzakat, infkat dan sedekah ini bisa mendorong terbentuk satu UPZ (unit pengumpulan zakat) di lingkungan satuan Brimob Polda Papua Barat,” ungkap Wakil Ketua Baznas Bidang Pengumpulan Sali Pelu melalui keterangan tertulis, Jumat (11/3/2022).

Baca juga:  Safari Jurnalistik PWI-Astra, Ulas Masa Depan Media Pascadigitalisasi Televisi dan Era 5G

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri Ketua Baznas KH Ali Mustofa, Wakil Komandan Satuan (Wadansat) Satbrimobda Polda PB, serta 70 anggotanya.

Pengumpulan ZIS di lingkungan kepolisian ini, juga mengacu pada Surat Edaran Kapolri Nomor 10 tahun 2014 tentang Pengumpulan Zakat.

“Kita harapkan ada dukungan dari institusi Brimob untuk menghadirkan UPZ yang akan bekerja mengumpulkan zakat dari para muzakki yang adalah anggota, termasuk infaq dan sedekah. Yang kemudian bisa dikelola untuk dimanfaatkan membantu para mustahik,” ucap Sali Pelu.

Baca juga:  Duga Ada "Permainan" di UPTD LPSE, Yan Cristian: Hentikan Tindakan Busuk yang Jatuhkan Citra Dominggus

Dalam konteks pengumpulan ZIS, menurut Sali Pelu, Satuan Brimob Daerah Polda masuk dalam wilayah kerja Baznas di tingkatan provinsi. Sehingga dasar inilah menjadi perhatian Baznas Papua Barat, untuk menggiatkan sosialisasi, edukasi, dan ajakan untuk ber-zakat, infak, dan sedekah.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Baznas KH Ali Mustofa menjelaskan, bahwa membayar atau mengeluarkan zakat bagi seorang muslim adalah kewajiban yang kedudukannya setara seperti kewajiban melaksanakan ibadah sholat.

“Dengan ber-zakat, kita telah membersihkan harta yang diperoleh. Orang yang berzakat juga dijanjikan pahala berlipat ganda oleh Allah Subhanahu Wa’Ta ala,” tutur Ali Mustofa.

Baca juga:  Pemkab Raja Ampat Pastikan Anggaran Asrama Mahasiswa Tersalur Rp50 Juta per Tahun

Sali mengatakan, di Papua Barat pengumpulan ZIS cukup potensial. Hanya saja belum dimaksimalkan.

Hal itu tidak lain karena masih minimnya sosialisasi tentang ZIS, akses layanan, serta tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Baznas yang belum begitu besar.

“Masyarakat ini masih banyak yang memilih menyalurkan zakatnya di luar (daerah) harapannya dengan mendapatkan pekerjaan atau usahanya di daerah ini akan lebih baik jika zakat, infaq dan sedekah disalurkan juga di wilayah Papua Barat,” tutup dia.( LP3/Red)

Latest articles

Wabup Bintuni Lepas Pawai Takbiran Iduladha 2026, Tegaskan Pesan Toleransi

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara melepas peserta pawai takbiran menyambut Lebaran Iduladha 1447 H/2026 M di Kabupaten Teluk...

More like this

Sejumlah Personil Polda Papua Barat Terima Penghargaan dari Kapolda

MANOKWARI, Linkpapua.id— Polda Papua Barat memperkuat komitmen dalam mewujudkan sumber daya manusia Polri yang...

Golkar Papua Barat Salurkan Hewan Kurban di Sejumlah Masjid

MANOKWARI, Linkpapua.id– DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Papua Barat membagikan hewan kurban dalam momentum...

Sekda Ali Baham Serahkan Sapi Kurban ICMI di Masjid Raya Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat, Ali Baham Temongmere, menyerahkan bantuan satu...