28.3 C
Manokwari
Kamis, Januari 15, 2026
28.3 C
Manokwari
More

    Tim Gabungan Temukan 6 Korban Banjir Bandang di Pegunungan Arfak

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com– Sebanyak 66 personel gabungan dari Polres Pegunungan Arfak 28 personil, Kodim 1218 Pegaf 13 personil, Basarnas 12 Personil,BPBD provinsi Papua Barat 10 personil ,BPPD kab pegaf 3 personil dikerahkan dalam operasi pencarian dan evakuasi korban bencana banjir bandang yang terjadi di kawasan Kali Meyof, Kampung Jim (Meyes), Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.

    Kapolres Pegunungan Arfak Kompol Bernadus Okoka, S.E., M.H. hari ini pukul 08.00 WIT memimpin apel gabungan sebelum tim melakukan pencarian di lokasi terdampak. Dalam operasi hari ini, tim berhasil menemukan dan mengevakuasi enam korban banjir bandang. Dari enam korban yang ditemukan, satu orang dikembalikan ke pihak keluarga dan lima korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat untuk proses identifikasi.

    Baca juga:  Pelabuhan Babo Ambruk, Bupati Bintuni Sesalkan Kemenhub

    Selanjutnya pukul 13.00 WIT proses pencarian terpaksa dihentikan sementara karena cuaca buruk dan potensi longsor susulan yang dapat membahayakan tim. Kapolres Pegunungan Arfak memerintahkan penarikan seluruh personel ke posko induk. Sebelumnya, satu korban telah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan demikian, dari total 19 korban yang dilaporkan hilang, hingga hari ini sudah ditemukan enam orang.

    Baca juga:  Dirlantas Polda Papua Barat Rapat Evaluasi Kinerja, Angka Kasus Lakalantas Naik

    “Kami mengapresiasi semangat dan dedikasi seluruh personel gabungan. Meskipun cuaca dan kondisi medan cukup berat, semangat tetap terjaga. Pencarian akan kami lanjutkan esok hari,” ungkap Kapolres.

    Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Papua Barat Kombes Pol. dr. ISKANDAR, Sp.B, QHIA, MARS rencana menerima evakuasi 5 korban dan tim DVI (Disaster Victim Identification) telah disiagakan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat untuk melakukan proses identifikasi terhadap jenazah korban.

    “Mengantisipasi kejadian korban hanyut di kabupaten Pegunungan Arfak, dengan cepat kami membentuk tim DVI saat ini sudah membuat posko mortem untuk kamar jenazah dan posko antemortem digunakan untuk menggali data korban semasa hidupnya dikaitkan dengan keluarga korban terdekat , karena data yang dikirim kemungkinan dapat diidentifikasi secara visual”,ujar Kabid Dokkes.

    Baca juga:  Kapolri Rotasi 5 Pejabat Polda Papua Barat, Dansat Brimob juga Digeser

    Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Igantius Benny Ady Prabowo,S.H.,S.I.K.,M.Kom mengatakan Polda Papua Barat siap menerjunkan personil untuk misi kemanusiaan pencarian korban, evakuasi dan identifikasi.

    “Polda Papua Barat menerjunkan 36 personil siap membackup proses evakuasi dan identifikasi korban pasca longsor tersebut.Proses identifikasi akan terus dilakukan seiring ditemukannya korban baru dalam operasi pencarian yang akan dilanjutkan esok hari”,tutupnya.(LP3/Red)

    Latest articles

    Polresta Manokwari Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Polresta Manokwari menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang berlangsung khidmat, bertempat di Aula Polresta Manokwari pada Kamis...

    More like this

    Senator Lamek Dowansiba Nilai Pilkada Lewat DPRD Tidak Pro ke Rakyat

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Pro dan kontra pelaksanaan pemilihan kepala deerah melalui DPRD terus menjadi perhatian,...

    BKMT Papua Barat Perkuat Sinergi Pemprov dan Polda Jelang Milad Ke-45

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Pengurus Wilayah (PW) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat melakukan...

    Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat, Puskesmas Tanah Rubuh Terima Armada Ambulance

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Manokwari Hermus Indou menyerahkan 1 unit mobil ambulance untuk puskesmas Tanah...