Warga Kampung Sneremer Pegaf Curhat Infrastruktur-Ekonomi Saat Reses Yustus Dowansiba

Published on

PEGAF, LinkPapua.id – Masyarakat Kampung Sneremer di Kabupaten Pegunungan Arfak (Pegaf) mengeluhkan buruknya layanan infrastruktur dan keterbatasan ekonomi kepada DPR Papua Barat. Keluhan ini terungkap dalam pertemuan tatap muka yang menyoroti potret kemiskinan di wilayah pedalaman tersebut.

“Saya akan mengawal aspirasi ini dan menyampaikannya sesuai kewenangan yang saya miliki,” ujar Anggota DPR Papua Barat, Yustus Dowansiba, saat melakukukan Reses II di Distrik Didohu, Senin (2/6/2025).

Yustus menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh permintaan warga Sneremer melalui mekanisme di tingkat provinsi. Dia menilai aspirasi masyarakat sangat krusial karena mencakup kebutuhan dasar yang selama ini belum terpenuhi.

Baca juga:  Teluk Bintuni Siap Implementasikan Perdasus Perlindungan Masyarakat Adat

Warga mendesak pemerintah segera membangun rumah layak huni dan memberikan bantuan bahan bangunan rumah (BBR) bagi keluarga tidak mampu. Rendahnya akses terhadap program perumahan menjadi persoalan utama yang dikeluhkan oleh jemaat dan orang tua di kampung tersebut.

Selain hunian, masyarakat meminta pengecoran jalan lingkungan dan pembangunan sarana air bersih yang memadai. Warga juga mengusulkan pemasangan lampu penerangan jalan guna menjamin keamanan aktivitas masyarakat saat malam hari.

Baca juga:  Fraksi Otsus DPR Papua Barat Pertanyakan Dampak RAPBD 2026 ke Kesejahteraan OAP

Sektor ekonomi turut menjadi sorotan dengan adanya permintaan fantastis berupa pengadaan lima juta bibit kopi. Komoditas ini dinilai menjadi kunci kemandirian ekonomi masyarakat Sneremer untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga mereka.

Tidak hanya kopi, warga juga mengajukan pembangunan kolam budidaya ikan lele, mas, hingga mujair sebagai sumber pangan baru. Sektor peternakan dan perikanan diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan berbasis kampung di wilayah Pegaf.

Baca juga:  Musda Golkar Maybrat, Jois Kambu Dapat Dukungan Penuh Kader dan Mantan Pengurus

Di sisi lain, kaum muda di Sneremer berharap adanya pembangunan lapangan futsal dan bola voli sebagai sarana pengembangan bakat. Mereka juga meminta dukungan perlengkapan olahraga berupa 100 pasang sepatu dan kaos tim untuk pembinaan generasi muda.

Guna memperbaiki sanitasi lingkungan, warga mengusulkan pembangunan 10 unit jamban dan koperasi untuk menggerakkan ekonomi lokal. Fasilitas balai kampung juga dianggap sangat penting sebagai pusat pelayanan administrasi yang selama ini masih terbatas. (*/red)

Latest articles

Pemkab Manokwari Siapkan Digitalisasi Pajak untuk Perkuat PAD

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menjaga kapasitas fiskal daerah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik. Bupati...

More like this

Musorprov KONI Papua Barat Belum Dijadwalkan, KONI Pusat :Kami Masih Tunggu Karateker

MANOKWARI, Linkpapua.id-Agenda Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat hingga...

Papua Barat Sabet 2 Gelar di MTQ Korpri Nasional, Sekda Dorong ASN Aktif di Kegiatan Keagamaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Papua Barat meraih dua penghargaan dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an...

Pemprov Papua Barat Minta OPD Percepat Kerja, Waktu Tinggal 4 Bulan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD)...