MANOKWARI, LinkPapua.id – Yustina Ogoney kembali terpilih sebagai Ketua Komisariat Daerah (Komda) Pemuda Katolik Papua Barat untuk periode kedua. Dia menegaskan komitmennya memperkuat peran Pemuda Katolik sebagai mediator antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam menyikapi persoalan sosial di Papua Barat.
“Kehadiran Pemuda Katolik diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah sekaligus membantu masyarakat dalam menyampaikan persoalan-persoalan sosial yang terjadi di Papua Barat,” ujar Yustina saat ditemui wartawan usai pelaksanaan Musyawarah Komisariat Daerah (Muskomda) di Valdos Hotel, Manokwari, Minggu (25/1/2026).
Yustina mengatakan penguatan peran eksternal organisasi akan dibarengi dengan pembenahan internal hingga tingkat kabupaten dan provinsi. Menurutnya, penataan serta pendataan keanggotaan menjadi fondasi agar organisasi tetap berjalan terarah.
“Penertiban keanggotaan menjadi hal penting jika organisasi ingin terus bertumbuh dan memberi dampak nyata,” katanya.
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Rezinal Robert Capa, mengapresiasi terpilihnya kembali Yustina Ogoney. Dia menilai kepercayaan kader tersebut lahir dari konsolidasi dan komunikasi organisasi yang berjalan baik.
“Dalam sidang Muskomda, seluruh komisariat cabang secara kompak mengusulkan satu nama calon ketua. Ini tidak akan terjadi tanpa konsolidasi dan komunikasi organisasi yang berjalan dengan baik,” ucap Rezinal.
Rezinal menyebut kepemimpinan periode kedua menjadi momentum menuntaskan program yang belum terlaksana sebelumnya. Dia berharap agenda organisasi dapat dieksekusi lebih maksimal pada periode ini.
Dia juga mendorong Komda Pemuda Katolik Papua Barat lebih cepat mengeksekusi program tingkat provinsi maupun agenda nasional. Menurutnya, sebagai salah satu Komda tertua di Papua, Papua Barat memiliki tanggung jawab moral menjadi penggerak bagi Komda lain.
“Pengurus pusat menaruh harapan besar pada Komda Papua Barat agar mampu memberi dampak dan menjadi contoh bagi Komda-Komda lainnya,” tuturnya.
Rezinal berpesan agar kader tetap rendah hati dalam menghadapi tantangan organisasi dan persoalan sosial. Dia meminta seluruh kader menjaga semangat bertumbuh dan terus berkontribusi.
“Ada banyak alasan untuk tidak bergerak, tetapi jika ada kemauan, semua alasan itu bisa dikalahkan,” pesannya. (LP14/red)








