27.6 C
Manokwari
Minggu, Maret 29, 2026
27.6 C
Manokwari
More

    Kaleidoskop Polda Papua Barat: Kejahatan Turun di 2021, Curanmor Dominan

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com – Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat Inspektur Jenderal Pol Tornagogo Sihombing mengatakan, dalam penanganan kejahatan maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pihaknya selalu mengedepankan tindakan preemtif dan preventif.

    Hal tersebut disampaikan Tornagogo saat menjabarkan tindak pidana maupun gangguan kamtibmas yang ditangani Polda Papua Barat dan polres jajaran, dalam konferensi pers di Arfak Convention Hall Mapolda Papua Barat, Jumat malam (31/12/2021).

    “Di 2021 kami lebih mengutamakan penindakan melalui aspek preventif dan preemtif. Demi memberikan rasa aman kepada masyarakat, tindakan tersebut juga akan dilakukan pada 2022. Disamping itu, tindakan hukum kepada pelaku kejahatan tetap akan ditempuh, karena ketika telah terjadi sebuah kejahatan tentu masyarakat sudah menjadi korban,” kata Tornagogo.

    Baca juga:  Basarnas Kerahkan Tim Selam di Hari Ke-2 Cari Siswa SMP Tenggelam di Manokwari

    Menurut Tornagogo, pihaknya akan terus berupaya menghadirkan situasi yang aman dan nyaman di wilayah hukum Polda Papua Barat agar dapat menghadirkan situasi yang aman dan nyaman di Bumi Cenderawasih.

    “Salah satu cara yang ditempuh ialah menghadirkan aplikasi maupun layanan call centre 110, sehingga masyarakat dapat mengadu langsung permasalahan ataupun kejadian kejahatan yang sedang dialami,” ujar Tornagogo.

    Dalam konferensi pers akhir tahun Polda Papua Barat, tercatat tingkat kejahatan yang terjadi disepanjang tahun 2021 sebanyak 2.626 kejahatan. Secara umum, dari 2.626 kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Polda Papua Barat, sebanyak 1.029 kasus di antaranya berhasil diusut tuntas.

    Baca juga:  Fun Bike Bersama Kapolda, Pangdam Gabriel Lema Harapkan Sinergi Kawal Pembangunan

    Total angka kriminalitas tersebut menurun hingga 36 persen jika dibandingkan dengan tingkat kejahatan pada 2020 yang sebanyak 4.156 kasus. Dengan total penyelesaian kasus pada 2020 sebanyak 1.260 kasus.

    Trend kejahatan yang terjadi di Polres jajaran selama kurun waktu 2021 masih didominasi oleh kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), sebanyak 461 kasus dengan penyelesaian (usut tuntas) 61 kasus. Penganiayaan biasa telah terjadi sebanyak 575 kasus dengan penyelesaian 213 kasus.

    Baca juga:  Wabup Raja Ampat Mansyur Syahdan Tekankan Disiplin ASN di Apel Rutin

    Sedangkan, kasus pencurian dengan pemberatan (curat) terjadi sebanyak 218 kasus dan pencurian dengan kekerasan (curas) 110 kasus, dengan penyelesaian curat 48 kasus dan 31 kasus curas diusut tuntas.

    Tingkat kriminalitas itu tak berbeda dengan trend kejahatan pada 2020. Di mana Curanmor telah terjadi sebanyak 593 kasus yang 97 di antaranya berhasil dituntaskan. Sedangkan, 37 dari 345 kasus curat dan 42 dari 177 kasus curas, berhasil dituntaskan pada 2020. (LP7/red)

    Latest articles

    Tak Perlu Pikir Biaya, Pasien Anemia di Manokwari Puas Layanan JKN-KIS

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan benar-benar menjadi penyelamat bagi masyarakat menengah ke bawah di wilayah Manokwari, Papua...

    More like this

    Tak Perlu Pikir Biaya, Pasien Anemia di Manokwari Puas Layanan JKN-KIS

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan benar-benar menjadi...

    Dominggus Sebut Pemprov Papua Barat Prioritaskan Dana Otsus untuk Beasiswa Mahasiswa

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia...

    Sepekan Pasca Lebaran, PELNI Telah Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik

    JAKARTA, Linkpapua.id-PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) memastikan arus balik Angkutan Lebaran...