Kaleidoskop Polda Papua Barat: Kejahatan Turun di 2021, Curanmor Dominan

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat Inspektur Jenderal Pol Tornagogo Sihombing mengatakan, dalam penanganan kejahatan maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pihaknya selalu mengedepankan tindakan preemtif dan preventif.

Hal tersebut disampaikan Tornagogo saat menjabarkan tindak pidana maupun gangguan kamtibmas yang ditangani Polda Papua Barat dan polres jajaran, dalam konferensi pers di Arfak Convention Hall Mapolda Papua Barat, Jumat malam (31/12/2021).

“Di 2021 kami lebih mengutamakan penindakan melalui aspek preventif dan preemtif. Demi memberikan rasa aman kepada masyarakat, tindakan tersebut juga akan dilakukan pada 2022. Disamping itu, tindakan hukum kepada pelaku kejahatan tetap akan ditempuh, karena ketika telah terjadi sebuah kejahatan tentu masyarakat sudah menjadi korban,” kata Tornagogo.

Baca juga:  Jelang Hari Bhayangkara Ke-78, Polda Papua Barat Gelar Upacara Tabur Bunga dan Ziarah Laut 

Menurut Tornagogo, pihaknya akan terus berupaya menghadirkan situasi yang aman dan nyaman di wilayah hukum Polda Papua Barat agar dapat menghadirkan situasi yang aman dan nyaman di Bumi Cenderawasih.

“Salah satu cara yang ditempuh ialah menghadirkan aplikasi maupun layanan call centre 110, sehingga masyarakat dapat mengadu langsung permasalahan ataupun kejadian kejahatan yang sedang dialami,” ujar Tornagogo.

Dalam konferensi pers akhir tahun Polda Papua Barat, tercatat tingkat kejahatan yang terjadi disepanjang tahun 2021 sebanyak 2.626 kejahatan. Secara umum, dari 2.626 kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Polda Papua Barat, sebanyak 1.029 kasus di antaranya berhasil diusut tuntas.

Baca juga:  WL Penuhi Panggilan Penyidik Polda Papua Barat Terkait Dugaan Pengancaman dengan Senpi

Total angka kriminalitas tersebut menurun hingga 36 persen jika dibandingkan dengan tingkat kejahatan pada 2020 yang sebanyak 4.156 kasus. Dengan total penyelesaian kasus pada 2020 sebanyak 1.260 kasus.

Trend kejahatan yang terjadi di Polres jajaran selama kurun waktu 2021 masih didominasi oleh kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), sebanyak 461 kasus dengan penyelesaian (usut tuntas) 61 kasus. Penganiayaan biasa telah terjadi sebanyak 575 kasus dengan penyelesaian 213 kasus.

Baca juga:  Fokus Konsolidasi, BKPRMI Papua Barat Segera Bentuk Kepengurusan DPD

Sedangkan, kasus pencurian dengan pemberatan (curat) terjadi sebanyak 218 kasus dan pencurian dengan kekerasan (curas) 110 kasus, dengan penyelesaian curat 48 kasus dan 31 kasus curas diusut tuntas.

Tingkat kriminalitas itu tak berbeda dengan trend kejahatan pada 2020. Di mana Curanmor telah terjadi sebanyak 593 kasus yang 97 di antaranya berhasil dituntaskan. Sedangkan, 37 dari 345 kasus curat dan 42 dari 177 kasus curas, berhasil dituntaskan pada 2020. (LP7/red)

Latest articles

DPRK Teluk Wondama Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Minta Pemkab Benahi PAD

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2025 menjadi peraturan daerah. Meski...

More like this

Tak Terhalang Domisili, Peserta JKN Asal Biak Rasakan Pelayanan Optimal di Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) asal Kabupaten Biak, Papua, tetap memperoleh...

Dominggus Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gereja GKI Betel Bremi, Sumbang 500 Sak Semen

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung...

Turnamen Voli Komunitas Manokwari Sukses Digelar, Kompas Tampil Sebagai Juara

MANOKWARI, Linkpapua.id – Turnamen Bola Voli Komunitas Manokwari yang diikuti 18 tim dari berbagai...