Maman Hermawan: Kenaikan Harga Pertamax Bisa Picu Lonjakan Pangan

Published on

MANOKWARI,linkpapua.com – Anggota DPRD Manokwari Maman Hermawan mengatakan, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax berpotensi memicu lonjakan harga pangan. Ia meminta langkah-langkah antisipasi agar tak terjadi gejolak.

“Kenaikan harga Pertamax tentu dapat berpengaruh pada kenaikan harga barang lainnya. Terutama pangan. Kondisi ini selalu saling berkait. Setiap BBM naik, harga juga melonjak,” terang Maman.

Baca juga:  Kualifikasi Euro 2024: Sengit! Inggris Taklukkan Italia 2-1

Menurut Maman, kondisi ini sulit dihindari karena pedagang juga merasakan dampak kenaikan BBM. Di mana biaya distribusi otomatis naik. Akibatnya harga sulit ditekan.

Kata Maman, tanda-tanda akan melonjaknya harga sudah terlihat. Masyarakat mulai mengeluhkan harga komoditas pasar yang merangkak perlahan.

“Memang masyarakat mulai mengeluh dengan kenaikan harga Pertamax. Sebagai contoh biasa isi Rp50 ribu sudah bisa full, tetapi dengan kenaikan harga ini sudah tidak bisa full. Kondisi masyarakat serba sulit sehingga harus membeli Pertamax karena mau beli bensin atau Pertalite sulit didapatkan di SPBU. Yang banyak tersedia hanya jenis Pertamax,” tambah dia.

Baca juga:  Tegas, Hermus Perintahkan Pedagang Segera Gunakan Pasar Sentral Sanggeng

Mau tidak mau kata Maman, Pertamax jadi pilihan, meski harganya mahal.

Baca juga:  Hari ini, Sudah 8 Bakal Calon Anggota DPD RI Resmi Daftar ke KPU Papua Barat

Kenaikan harga Pertamax di wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo dan Sulawesi Tengah mencapai Rp3.550 per liter. Begitu juga di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua, hingga Papua Barat, mengalami kenaikan yang sama.

Sebelumnya Pertamax dijual Rp9.200 per liter. Kini naik menjadi Rp12.750 per liter. (LP3/Red)

Latest articles

Terbantu Program JKN, Warga Manokwari Pulih dari Infeksi Kulit Tanpa Terbebani...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Warga Manokwari, Papua Barat, bernama Ham Dowansiba mengaku terbantu program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat menjalani pengobatan infeksi kulit tanpa terbebani...

More like this

Terbantu Program JKN, Warga Manokwari Pulih dari Infeksi Kulit Tanpa Terbebani Biaya Pengobatan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Warga Manokwari, Papua Barat, bernama Ham Dowansiba mengaku terbantu program Jaminan...

Papua Barat Loloskan 2 Kategori ke Grand Prix, Pelatih: Bukti Paduan Suara Papua Mampu Bersaing

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Papua Barat meloloskan dua kategori ke babak grand prix Pesta...

Grand Prix Pesparawi Nasional XIV Hadirkan Duel Kontingen Terbaik, Papua Barat Siap Bersaing

MANOKWARI, LinkPapua.id – Babak grand prix untuk pertama kalinya digelar pada Pesta Paduan Suara...