Tim Elang Sakti Polres Manokwari Ringkus Pengedar Ganja, BB Diamankan Catat “Rekor”

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Tim Elang Sakti Satuan Reserse dan Narkoba Polres Manokwari berhasil meringkus dua orang pengedar ganja di Kelurahan Amban.
Tidak tanggung-tanggung, dari keduanya didapati ganja siap edar dalam bungkusan seberat 496 gram.

Kapolres Manokwari, AKBP Parasian Herman Gultom, didampingi Kasat dan KBO Reserse dan Narkoba Polres Manokwari menjelaskan kedua tersangka berinisial RH dan JS mendapatkan barang haram dari Jayapura.

Gultom membeberkan bahwa barang bukti (BB) 496 gram ganja yang diamankan adalah rekor selama dirinya menjabat Kapolres Manokwari. “Dari penangkapan terhadap tersangka barang bukti ini termasuk yang terbanyak selama saya memimpin Polres Manokwari. Jumlah barang bukti yang diamankan 496 gram. Nantinya ganja ini akan dijual dalam bentuk paket-paket kecil siap pakai,” beber Gultom saat konferensi pers di Mapolres Manokwari, Senin (22/8/2022).

Baca juga:  Polres Manokwari Dukung Penuh Raperda Pembatasan Peredaran Miras

Kedua tersangka mendapatkan ganja dari seorang berwarga negara Papua New Guinea (PNG) berinisial N. “RH ini yang berinteraksi oleh N yang memasok ganja. Jadi, RH ke Jayapura untuk membawa ganja ke Manokwari melalui jalur laut. Setibanya di Manokwari langsung dijemput oleh JS. Memang selama ini ganja yang beredar di Manokwari berasal dari PNG melalui Jayapura. Ini yang perlu menjadi perhatian bersama agar bisa diminimalisir peredarannya,” ungkap dia.

Baca juga:  Penemuan Mayat Perempuan di Arfai, Polisi Periksa Suami dan Keluarga

Kasat Reserse dan Narkoba Polres Manokwari, Ipda John Haulussy, mengungkapkan mereka baru pertama kali membawa ganja dari Jayapura untuk diedarkan di Manokwari. Parahnya lagi, para tersangka masih tercatat sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Manokwari.

“WNA ini membawa ganja kepada tersangka di Jayapura, setelah mengantarkan kepada pemesan dia langsung balik ke negaranya. Tentu kita juga berkoordinasi dengan rekan-rekan kepolisian di Jayapura dalam proses pengembangannya. Termasuk jaringannya yang ada di Manokwari,” jelas dia.

Baca juga:  Bupati Bintuni Serahkan DPA 2026 Rp2,57 Triliun, OPD Diminta Gerak Cepat

Akibat perbuatan yang dilakukan, keduanya yang masuk kategori pengedar dikenakan pasal 114 dan pasal 132 tentang undang-undang anti narkotika dengan hukuman maksimal dapat mencapai 20 tahun kurungan.

Saat ini keduanya ditahan di Rutan Polres Manokwari untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Selama ini yang menjadi sasaran peredaran ganja, yaitu kalangan pelajar hingga pekerja bangunan. (LP3/Red)

Latest articles

Menag Nasaruddin Minta BKMT Papua Barat Solid dan Patuh Pengurus Pusat

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meminta jajaran Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat tetap solid dan mematuhi keputusan pengurus pusat...

More like this

Pemkab Bintuni Lanjutkan Pembangunan Jalan 2 Jalur ke Kantor Bupati, Siapkan Rp95 Miliar

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, melanjutkan pembangunan jalan...

Polda Papua Barat Intensif Berantas Kejahatan Jalanan, 41 Kasus Terungkap dalam Enam Bulan

MANOKWARI, Linkpapua.id– Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Barat bersama Satuan Reserse Kriminal...

Polda Papua Barat Ungkap 20 Kasus Narkoba Selama Semester I 2026, Sita Sabu dan Ganja

MANOKWARI, Linkpapua.id – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Papua Barat mencatat keberhasilan mengungkap 20...