Pj Gubernur Papua Barat Hadiri Rakor Bersama Menteri PPN, ini 2 Isu Strategis yang Dibahas

Published on

JAKARTA, Linkpapua.com – Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere menghadiri rapat koordinasi (rakor) dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (2/4). Rakor dihadiri seluruh gubernur se-Indonesia.

Rakor membahas tantangan pembangunan daerah dalam penuntasan kemiskinan dan stunting. Para gubernur juga diminta memberikan gambaran strategis mengenai infrastruktur dasar daerah yang harus terpenuhi.

Baca juga:  Serapan Anggaran Papua Barat Belum Jalan, Pemprov Masih Sinkronisasi di SIPD

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, pemerintah pusat membutuhkan masukan dari gubernur atau pj gubernur dalam menjawab permasalahan daerah. Persoalan paling mendasar yang dihadapi saat ini adalah kemiskinan ekstrem dan stunting.

“Kita berharap ada masukan dari gubernur mengenai dua problem ini agar bisa dipecahkan bersama-sama. Seban pelayanan dasar harus terus ditingkatkan,” jelasnya.

Dikatakan Suharso, terdapat 2 hal yang menjadi permasalahan dasar di daerah. Yakni pembangunan infrastruktur keras atau hard infrastructure dan infrastruktur halus atau soft infrastrukcture.

Baca juga:  HUT GBI Sowi IV, Dominggus: Gereja Pilar Moral untuk Papua Barat Damai

“Semua ini harus ditata bersama sama. Infrastruktur keras dan halus memiliki urgensi yang sama. Yang harus dijalankan secara komfrehensif di daerah,” terang Suharso.

Adapun infrastruktur keras meliputi pembangunan jalan dan pengadaan air bersih. Berdasarkan data, realisasi pembangunan jalan nasional telah 100%, jalan provinsi 75%, dan jalan kabupaten/kota sebesar 65%.

Baca juga:  SPMB 2026 Menuai Polemik, Golkar Soroti Zonasi dan Daya Tampung SMA Negeri 1 Manokwari

Dikatakan Suharso, pemerintah telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang jalan. Dari Inpres tersebut dianggarkan Rp32 triliun pada tahun 2023 yang realisasi anggarannya akan dilakukan secara bertahap hingga tahun 2024.

“Akan ada beberapa inpres terkait infrastruktur yang akan diterbitka. Yakni Inpres tentang air untuk pengadaan sumber pengolahan air bersih, lalu Inpres tentang gas kota yang masih dalam tahap pembahasan,” tambahnya.(LP13/Red)

Latest articles

‎BPJS Kesehatan: Rp5,1 Triliun Dana Bantuan JKN Terpakai Bayar Klaim

0
JAKARTA, LinkPapua.id - BPJS Kesehatan telah menggunakan Rp5,1 triliun dari dana bantuan pemerintah sebesar Rp10 triliun untuk membayar klaim fasilitas kesehatan dalam program Jaminan...

More like this

‎JMSI Papua Barat Beri Mandat Pembentukan Pengurus Cabang di Teluk Bintuni

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Papua Barat memberi mandat...

Kurang dari 24 Jam, Polresta Manokwari Amankan Terduga Pelaku Penikaman di Amban

MANOKWARI, Linkpapua.id- Polresta Manokwari melalui tim URC Satreskrim Polresta Manokwari berhasil mengungkap kasus tindak...

Polresta Manokwari Perkuat Keselamatan Berlalu Lintas Lewat Operasi Patuh Mansinam 2026

MANOKWARI, Linkpapua.id- Polresta Manokwari menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Mansinam 2026 di Mapolresta...