Tim Orideko-Mansyur Ungkap Temuan Form Penghitungan Suara Diduga Palsu 

Published on

RAJA AMPAT, Linkpapua.com – Tim kuasa hukum pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Orideko Iriano Burdam-Mansyur Syahdan (Ormas) menemukan format penghitungan suara Pilkada Raja Ampat 2024 yang diduga palsu. Format itu terindikasi dibuat oleh paslon tertentu.

Temuan ini diungkap Jumat malam (29/11/2024) di kediaman Orideko Iriano Burdam. Di dalam produk/form tersebut, tidak ada redaksinya. Hanya menyebut kandidat pasangan lain.

“Sebagai tim kuasa hukum pasangan Ormas kami menegaskan sekaligus mengimbau kepada seluruh saksi yang bertugas di tingkat TPS maupun tingkat distrik agar sekiranya tidak menandatangani produk tersebut. Selain produk salinan yang dikeluarkan oleh KPU Raja Ampat,” kata Liston H Simorangkir bersama rekan kuasa hukum, Beni Napitupulu dan Arfan Poretoka.

Baca juga:  IKKB Manokwari ajak Warganya Tingkatkan Silaturahmi

Menurut Liston Simorangkir, dari temuan ini ada indikasi permainan atau kecurangan yang sengaja diciptakan secara terstruktur, tersistem dan masif.

Dijelaskan Liston, form itu bertuliskan Formulir Penghitungan Suara. Di atasnya menyebutkan nama keenam pasangan calon. Di antaranya kandidat nomor urut 1 ORI–Mansyur, Nomor 2 Hasbi –Tinus, 3 Charles–Reynold, 4 Selvi–Arsad, 5. Ria–Benoni dan 6 Hasan–Yoris.

Di dalam form hanya menampilkan kolom kosong dan redaksinya pun kosong. Kemudian di bagian bawah nama-nama saksi-saksi dari kandidat paslon.

Liston menambahkan, bahwa pihaknya baru menemukan hal ini tadi sore (kemarin).

“Ini ibaratnya kita menyederhanakan pada posisi sebuah kwitansi ketika kita diberikan untuk tanda tangan kuitansi kosong dan perlu diingat bahwa risikonya tinggi di kemudian hari ini. Dan kami tidak menginginkan hal itu terjadi pada kandidat Ormas dan saksi-saksi kami,” tandasnya.

Baca juga:  Pj Sekda Papua Barat Ingatkan Sanksi Berat ASN tak Netral di Pilkada

Hal senada dikatakan Beni Napitupulu. Ia mengindikasikan sudah ada saksi-saksi dari paslon Ormas yang menandatangani produk di luar dari KPU. Karenanya ia meminta agar produk itu dikembalikan ke saksi-saksi di lapangan agar tidak dipergunakan.

Lanjut Beni, apabila instruksi ini tak dipindahkan, maka pihaknya akan mempertimbangkan menempuh jalur hukum.

“Kami akan melaporkan ke Gakkumdu. Kemudian Kalau itu pidana murni kami akan melaporkan ke polisi,” tandasnya.

Tim kuasa hukum Ormas juga mengingatkan tim lain agar tidak membuat produk yang bukan dari KPPS. Beni menegaskan, produk di luar KPU adalah ilegal.

Baca juga:  Imam Maliki Akhirnya Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRK Mansel Usai Tertunda 8 Bulan

‘Saya punya keyakinan ada dugaan dari surat ini akan dipakai ketika nanti di MK. Tapi ingat seandainya di MK dia berbohong diajukan bukti, jelas itu surat palsu maka kami akan membuat laporan di Jakarta,” katanya.

“Kandidat yang sengaja membuat surat itu agar segera menarik atau menghanguskan surat tersebut. Jika tidak maka akan ambil tindakan hukum. Lagi-lagi sebagai tim kuasa hukum pasangan Ormas saya bersama rekan-rekan, berharap sekiranya produk ini tidak memengaruhi penyelenggara pemilukada di Raja Ampat. Untuk tetap bekerja secara profesional,” lanjut Beni.(LP10/Red)

Latest articles

Ali Baham soal Aspirasi DOB Papua Barat Tengah: Kuncinya Penuhi Syarat...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Aspirasi pembentukan Provinsi Papua Barat Tengah kembali mengemuka di Papua Barat. Pemprov Papua Barat menegaskan pembentukan daerah otonom baru (DOB) harus...

More like this

Pemkab Manokwari Siapkan Digitalisasi Pajak untuk Perkuat PAD

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna...

Musorprov KONI Papua Barat Belum Dijadwalkan, KONI Pusat :Kami Masih Tunggu Karateker

MANOKWARI, Linkpapua.id-Agenda Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat hingga...

Ferry Auparay Ajak Semua Pihak Gotong Royong Cegah Karhutla Meluas di Papua Barat

MANOKWARI, Linkpapua.id- Anggota DPR Papua Barat Ferry Auparay mengajak seluruh pihak untuk bergotong royong...