26 C
Manokwari
Senin, Maret 30, 2026
26 C
Manokwari
More

    17 Agustus Jatuh pada Minggu, Sekda Papua Barat Tunggu Arahan Pusat

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Upacara bendera peringatan HUT ke-80 RI di Papua Barat masih menunggu arahan pemerintah pusat. Hal ini menyusul tanggal 17 Agustus 2025 yang bertepatan dengan hari Minggu.

    Sekda Papua Barat, Ali Baham Temongmere, mengatakan pihaknya belum memutuskan apakah pelaksanaan upacara akan dimajukan atau tetap di hari tersebut. Jika tetap pada Minggu, panitia akan menyurat untuk meminta izin kepada umat Nasrani yang beribadah di hari itu agar bisa ikut memeriahkan HUT RI.

    Baca juga:  KPU Teluk Bintuni Tetapkan 282 Calon Anggota DPRK Pemilu 2024

    “Terkait harinya kita masih menunggu dari pusat apakah dimajukan atau bagaimana nantinya. Jika dilaksanakan hari Minggu maka panitia akan menyurat izin untuk umat Nasrani yang dihari Minggu melakukan ibadah agar bisa ikut memeriahkan HUT RI,” ujarnya.

    Ali Baham juga mengajak seluruh ASN Pemprov Papua Barat untuk menyukseskan perayaan HUT RI ke-80. Ajakan ini ia sampaikan saat memimpin apel gabungan di Kantor Gubernur, Senin (11/8/2025).

    Dia memastikan anggaran perayaan HUT RI sudah disiapkan. Panitia yang diketuai Asisten I Setda Papua Barat kini tengah mematangkan persiapan rangkaian kegiatan.

    Baca juga:  Safari Ramadhan dengan Warga Ikaswara, Hermus Indou: ini Moment Silaturahmi

    “Ketua panitia HUT RI yaitu Asisten I Setda Papua Barat telah beberapa kali melakukan rapat membahas persiapan-persiapan. Olehnya diminta ketika ada kegiatan seluruh ASN maupun honorer untuk mengikutinya disamping tugas-tugas pekerjaan,” katanya.

    Sekda meminta pimpinan OPD memastikan nama mereka tercatat di panitia dan mengambil peran sesuai tanggung jawabnya. Menurutnya, momen kemerdekaan harus dijunjung tinggi dan dimaknai bersama.

    Baca juga:  ASN Pemprov Papua Barat Akan Disidang Kode Etik, Kebanyakan Eselon III

    Ali Baham menambahkan, di usia ke-80 tahun, Indonesia telah banyak memberi penghargaan kepada rakyatnya. Salah satunya, kabar dari Presiden terkait pemberian amnesti bagi masyarakat.

    Selain itu, negara juga memberikan remisi kepada napi di seluruh Indonesia. Hal ini, kata dia, selalu menjadi momen yang dinantikan warga binaan.

    “Kita bersyukur kita bisa bebas beraktivitas, tapi bagi saudara kita yang ada di tahanan mereka sangat berharap pada remisi di hari kemerdekaan,” pungkasnya. (LP14/red)

    Latest articles

    Dukungan Mengalir, Prof Hammar Digadang Jadi Kandidat Kuat Ketum KONI Papua...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinamika bursa pemilihan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Barat periode lima tahun ke depan mulai memanas....

    More like this

    Dukungan Mengalir, Prof Hammar Digadang Jadi Kandidat Kuat Ketum KONI Papua Barat

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinamika bursa pemilihan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)...

    Rektor Berharap Lulusan UNCRI Bawa Perubahan Positif di Papua Barat

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Rektor Universitas Caritas Indonesia (UNCRI), Prof Robert KR Hammar, menaruh harapan...

    Tak Perlu Pikir Biaya, Pasien Anemia di Manokwari Puas Layanan JKN-KIS

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan benar-benar menjadi...