17 Agustus Jatuh pada Minggu, Sekda Papua Barat Tunggu Arahan Pusat

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Upacara bendera peringatan HUT ke-80 RI di Papua Barat masih menunggu arahan pemerintah pusat. Hal ini menyusul tanggal 17 Agustus 2025 yang bertepatan dengan hari Minggu.

Sekda Papua Barat, Ali Baham Temongmere, mengatakan pihaknya belum memutuskan apakah pelaksanaan upacara akan dimajukan atau tetap di hari tersebut. Jika tetap pada Minggu, panitia akan menyurat untuk meminta izin kepada umat Nasrani yang beribadah di hari itu agar bisa ikut memeriahkan HUT RI.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Prioritaskan Pengangkatan 1.335 Honorer Jadi ASN Tahun ini

“Terkait harinya kita masih menunggu dari pusat apakah dimajukan atau bagaimana nantinya. Jika dilaksanakan hari Minggu maka panitia akan menyurat izin untuk umat Nasrani yang dihari Minggu melakukan ibadah agar bisa ikut memeriahkan HUT RI,” ujarnya.

Ali Baham juga mengajak seluruh ASN Pemprov Papua Barat untuk menyukseskan perayaan HUT RI ke-80. Ajakan ini ia sampaikan saat memimpin apel gabungan di Kantor Gubernur, Senin (11/8/2025).

Dia memastikan anggaran perayaan HUT RI sudah disiapkan. Panitia yang diketuai Asisten I Setda Papua Barat kini tengah mematangkan persiapan rangkaian kegiatan.

Baca juga:  Kadishut Papua Barat: Pengiriman Masohi Bukti Sukses Perhutani Sosial Mansel

“Ketua panitia HUT RI yaitu Asisten I Setda Papua Barat telah beberapa kali melakukan rapat membahas persiapan-persiapan. Olehnya diminta ketika ada kegiatan seluruh ASN maupun honorer untuk mengikutinya disamping tugas-tugas pekerjaan,” katanya.

Sekda meminta pimpinan OPD memastikan nama mereka tercatat di panitia dan mengambil peran sesuai tanggung jawabnya. Menurutnya, momen kemerdekaan harus dijunjung tinggi dan dimaknai bersama.

Baca juga:  Lakotani Tutup Musrenbang Papua Barat, Tekankan Tanggung Jawab Bersama Wujudkan RKPD 2026

Ali Baham menambahkan, di usia ke-80 tahun, Indonesia telah banyak memberi penghargaan kepada rakyatnya. Salah satunya, kabar dari Presiden terkait pemberian amnesti bagi masyarakat.

Selain itu, negara juga memberikan remisi kepada napi di seluruh Indonesia. Hal ini, kata dia, selalu menjadi momen yang dinantikan warga binaan.

“Kita bersyukur kita bisa bebas beraktivitas, tapi bagi saudara kita yang ada di tahanan mereka sangat berharap pada remisi di hari kemerdekaan,” pungkasnya. (LP14/red)

Latest articles

Polres Mansel Gelar Operasi Jelang Temunas GPKAI, Amankan Pemobil Bawa Miras...

0
MANSEL, LinkPapua.id – Polres Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat menggelar operasi gabungan menjelang pelaksanaan Temu Nasional (Temunas) Gereja Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI). Dalam...

More like this

Sambut Pesta Sinoli x Torang Locavore 2026, BI Papua Barat Tekankan Pentingnya Data Berkualitas

MANOKWARI, Linkpapua.id- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua Barat menggelar Media Briefing dalam...

Dandim 1801 Manokwari: Antusiasme Tinggi, Turnamen Domino HUT TNI ke-81 Pererat Kedekatan dengan Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id- Antusiasme masyarakat mengikuti Turnamen Domino dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT)...

Kerap Timbulkan Keresahan, Masyarakat Tolak Provokasi KNPB

PAPUA, linkpapua.id — Tokoh masyarakat adat Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Karmin Yikwa, mengajak masyarakat...