Jalan Esau Sesa-Maruni Akan Jadi 4 Lajur, Fokus Awal Sepanjang 6,2 Km

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Jalan Esau Sesa hingga Maruni di Manokwari bakal dilebarkan menjadi dua jalur dengan empat lajur. Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, memastikan pengerjaan tahap awal sepanjang 6,2 km dimulai pada 2026.

Dominggus menyebut pekerjaan dimulai dari Maruni hingga Polda Papua Barat karena lahan sudah dibebaskan. Pemprov Papua Barat juga telah membayar ganti rugi untuk pembebasan lahan sepanjang jalur tersebut.

“Kami sudah meminta dukungan Kementerian PUPR melalui Balai Jalan Nasional (BJN) karena konstruksi ini merupakan jalan nasional,” ujarnya, Kamis (28/8/2025).

Baca juga:  DPR PB Targetkan Pembahasan KUA-PPAS Selesai Pekan Ini

Dominggus menegaskan pelebaran dimulai dari Maruni karena dinilai lebih mudah. Sementara dari gapura hingga Jalan Esau Sesa, tepatnya depan lampu merah Sinar Suri, masih banyak gedung bertingkat yang butuh biaya besar untuk ganti rugi.

“Dari gapura hingga Jalan Esau Sesa tentunya membutuhkan anggaran yang besar untuk ganti rugi pembebasan lahan, namun ini akan menjadi skala berikutnya,” tuturnya.

Plt Kepala Dinas PUPR Papua Barat, Heribertus H Wiryawan, mengatakan proyek ini sudah diusulkan sejak lama. Menurutnya, tugas pemerintah daerah hanya menyiapkan lahan sebelum BJN bergerak.

Baca juga:  KPU Papua Barat Selesaikan Masalah Kegandaan Pendaftaran Calon Anggota DPD RI dan DPR

“Pembebasan lahan yang telah kami lakukan sudah lunas di tahun 2021 dari Maruni sampai Polda Papua Barat sekitar 6,2 km. Hanya tinggal menyiapkan penetapan lokasi (penlok) dari Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup,” bebernya, Jumat (29/8/2025).

Dia menjelaskan, setelah penlok keluar, BJN bisa langsung memulai pembangunan jalan. Pada 2026, Pemprov juga menyiapkan pembebasan tambahan sekitar 5,2 km dari Polda Papua Barat hingga pertigaan gapura kantor gubernur.

“Mudah-mudahan bisa terealisasikan sehingga di tahun berikutnya bisa dilebarkan,” ucapnya.

Baca juga:  Wagub Papua Barat Serahkan SK Kenaikan Pangkat ke 319 ASN, Minta Tingkatkan Kinerja

Wiryawan mengakui titik kemacetan terparah justru ada di ruas Jalan Esau Sesa hingga gapura kantor gubernur. Dia menyebut masih perlu berkonsultasi dengan Gubernur Dominggus terkait rencana pelebaran di titik tersebut.

“Karena ruas jalan Esau Sesa hingga gapura kantor gubernur paling banyak bangunan besar, bertingkat maka perlu dijumlahkan keseluruhannya jumlah dananya berapa,” terangnya.

Wiryawan menambahkan, pelebaran menjadi empat lajur diharapkan mampu mengurai kemacetan. Apalagi, semakin banyak perkantoran baru yang berdiri di sepanjang jalan tersebut. (LP14/red)

 

Latest articles

Wabup Bintuni Buka Rakor MKKS SMA-SMK se-Papua Barat, Bahas Mutu Pendidikan

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK se-Papua...

More like this

Suriyati: DPRK Akan Uji Kesesuaian Program dalam LKPJ Bupati 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Wakil Ketua DPRK Manokwari Suriyati mengatakan pihaknya dalam beberapa waktu kedepan...

Pansus DPRP Papua Barat Soroti Besarnya SiLPA di LKPJ Pemprov 2025

MANOKWARI, LinkPapua.id – Panitia Khusus (Pansus) DPRP Papua Barat menyoroti besarnya Sisa Lebih Perhitungan...

DPRK Manokwari Minta OPD Lengkapi Data Program untuk Evaluasi LKPJ 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Komisi IV DPRK Manokwari meminta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang...