25.1 C
Manokwari
Sabtu, Februari 7, 2026
25.1 C
Manokwari
More

    Anak Sakit Malaria, Ibu di Manokwari Lega Biaya Ditanggung JKN

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Nella Ullo (31), warga Kabupaten Manokwari, Papua Barat, lega anaknya bisa dirawat tanpa harus memikirkan biaya berkat program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Anak bungsunya, Jumiati Ullo, sempat dirawat intensif di RSUD Papua Barat karena sakit malaria.

    “Anak bungsu saya mengalami sakit sudah beberapa hari ini. Dia tidak mau makan dan kalaupun makan selalu dimuntahkan. Badannya juga panas tinggi. Sampai akhirnya tubuhnya tampak begitu lemah lalu saya segera membawanya ke rumah sakit,” ujar Nella dalam keterangannya, Minggu (14/9/2025).

    Nella mengaku sempat panik saat anaknya mendadak sakit hingga harus masuk IGD. Namun, dia merasa lebih tenang karena anaknya terdaftar sebagai peserta JKN.

    Baca juga:  Tak Pernah Dibedakan, Peserta PBI JKN di Manokwari Puji Layanan BPJS

    “Kalau tidak ada program JKN, saya tidak bisa membayangkan berapa besar biaya yang harus dikeluarkan saat itu. Anak saya langsung ditangani oleh dokter yang jaga di IGD, diberikan obat serta tindakan medis yang diperlukan,” katanya.

    “Setelah menjalani pemeriksaan, dokter menyatakan jika anak saya sakit malaria dan menyarankan untuk melakukan rawat inap karena melihat kondisinya yang masih sangat lemah,” tuturnya.

    Selama tiga hari menjalani perawatan inap, kondisi kesehatan Jumiati perlahan membaik. Nella pun merasa sangat bersyukur anaknya pulih dari sakit malaria.

    Nella juga menilai pelayanan rumah sakit sangat memuaskan. Ia mengatakan meski anaknya pasien JKN, pelayanan dokter dan perawat tetap penuh perhatian.

    Baca juga:  Peduli Bencana NTT-NTB, KAHMI dan HMI Manokwari akan Gelar Konser Amal

    “Selama menjalani rawat inap disini, kami mendapatkan pelayanan yang luar biasa dari petugas kesehatan di rumah sakit. Dokter dan perawat sangat ramah serta selalu memberikan penjelasan terkait dengan kondisi kesehatan anak saya,” ucapnya.

    “Mereka sigap membantu dan selalu memastikan anak saya nyaman selama dirawat. Puji Tuhan setelah beberapa hari menjalani perawatan yang intensif, kesehatannya semakin membaik. Setiap kali melihat perkembangan positifnya, hati saya terasa lega. Saya terus berdoa agar anak saya bisa benar-benar sembuh total,” lanjutnya.

    Bagi Nella, JKN tidak hanya meringankan biaya tapi juga memberi ketenangan batin. Ia mengaku tak lagi khawatir menunda pengobatan karena alasan biaya.

    Baca juga:  Operasi Lilin Mansinam 2025, Polisi Respon Cepat Laporan Kebakaran

    Di akhir ceritanya, Nella berharap masyarakat semakin sadar pentingnya perlindungan kesehatan. Dia juga mengingatkan peserta agar rutin membayar iuran demi keberlangsungan program.

    “Kita tidak tahu kapan sakit itu akan datang, tapi dengan JKN saya merasa lebih siap. Keluarga saya sudah merasakan manfaatnya secara langsung. Program JKN sudah menjadi penolong yang menyelamatkan anak saya. Saya harap semoga program ini akan terus ada ke depannya agar tidak ada lagi keluarga, anak-anak yang kehilangan kesempatan untuk sembuh karena terkendala oleh biaya pengobatan,” tutupnya. (LP14/red)

    Latest articles

    HUT Gerindra Ke-18, Lakotani Tegaskan Dampak Nyata di Papua Barat

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Ketua DPD Gerindra Papua Barat Mohamad Lakotani menegaskan kehadiran partai harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat di momen hari ulang tahun...

    More like this

    Lampung Ditetapkan Sebagai Tuan Rumah Porwanas 2027

    SERANG, Linkpapua.id-Provinsi Lampung resmi dinyatakan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027...

    Brigjen Pol Alfred Papare Jabat Kapolda Papua Barat, Janji Tingkatkan Layanan

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Brigjen Pol Alfred Papare S.I.K resmi menjabat sebagai Kapolda Papua Barat mengantikan...

    Polda Papua Barat Gelar Rangkaian Penyambutan Kapolda Hingga Penyerahan Pataka

    ‎MANOKWARI, Linkpapua.id-Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menggelar parade penyambutan Kapolda Papua Barat yang baru,...