Natal TP-PKK Papua Barat, Gubernur Dominggus Minta Program Tak Sekadar Seremoni

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meminta agar program TP-PKK, posyandu, dan Dekranasda tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Dia menegaskan seluruh program harus berdampak nyata bagi keluarga dan masyarakat di Papua Barat.

Dominggus menyampaikan penegasan tersebut dalam ibadah perayaan Natal bersama TP-PKK, tim pembina posyandu, dan Dekranasda Papua Barat. Kegiatan digelar di Auditorium TP-PKK Arfai, Manokwari, Senin (22/12/2025).

“Peran keluarga dalam pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia merupakan faktor yang sangat strategis. Karena itu dibutuhkan komitmen yang tinggi dan keterlibatan semua pihak,” ujarnya.

Baca juga:  Pansus DPRP Papua Barat Soroti CT Scan RSUD Mangkrak-Dana PBS Tak Tersalur

“Allah bekerja dengan berbagai cara untuk menyelamatkan keluarga, salah satunya melalui program kerja organisasi. Karena itu, TP-PKK, posyandu, dan Dekranasda harus menjadi alat pembawa kedamaian dan kesejahteraan bagi masyarakat,” lanjutnya.

Dominggus mengatakan TP-PKK berperan penting dalam pemberdayaan keluarga agar mampu memenuhi kebutuhan dasar dan mencapai kesejahteraan. Peran tersebut didukung posyandu melalui layanan kesehatan dasar serta Dekranasda yang mendorong kemandirian ekonomi keluarga lewat pengembangan kerajinan dan UMKM.

Baca juga:  Gaji Guru PPPK SMA/SMK yang Baru Terima SK Terhitung sejak 1 Mei 2022

Menurutnya, perayaan Natal tidak sekadar agenda keagamaan, tetapi momentum refleksi untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah. Dia juga mengaitkan peran organisasi tersebut dengan tema Natal ‘Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga’.

Selain itu, Dominggus mengajak seluruh peserta Natal bersama menjadi agen perdamaian dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan itu disampaikan melalui penekanan pada sikap, perkataan, dan kepedulian terhadap sesama.

“Capaian program sepanjang tahun 2025 harus menjadi pijakan untuk pelaksanaan program tahun 2026 agar lebih baik dan maksimal,” tuturnya.

Baca juga:  Papua Barat Punya 1.052 Posyandu, Bisa Lebih Cepat Atasi Stunting-Kemiskinan Ekstrem

Dia turut mengapresiasi sinergi TP-PKK, posyandu, dan Dekranasda dalam menggelar Natal bersama. Menurutnya, kegiatan gabungan tersebut mencerminkan efisiensi waktu dan anggaran sekaligus memperkuat kolaborasi antarorganisasi.

Ibadah Natal bersama tersebut ditutup dengan pembagian bantuan kasih kepada disabilitas, pelaku UMKM, rumah gizi, peternak ayam petelur, serta kopi barista binaan TP-PKK dan Dekranasda Papua Barat. Bantuan itu menjadi simbol kepedulian nyata organisasi terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Selamat merayakan Natal dan tahun baru 2026 Tuhan memberkati kita semua,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

Wabup Bintuni Lepas 70 Anggota Kafilah MTQ XI Papua Barat ke...

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara melepas 70 anggota kafilah Kabupaten Teluk Bintuni untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ)...

More like this

24 Kontingen Bersaing di Kategori Paduan Suara Wanita Pesparawi Nasional 2026

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sebanyak 24 kontingen dari berbagai provinsi bersaing pada kategori paduan suara...

PSDC Papua Barat Bahagia Tampilkan Hasil Latihan 2 Tahun di Pesparawi XIV, Optimistis Raih Hasil Terbaik

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen paduan suara dewasa campuran (PSDC) Papua Barat mengaku bahagia bisa...

Jawa Tengah Tampil Memukau di Kategori PSDC Pesparawi, Utamakan Pelayanan Dibanding Prestasi

MANOKWARI, LinkPapua.id - Kontingen Jawa Tengah tampil memukau pada kategori paduan suara dewasa campuran...