TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menemani warga Distrik Moskona Utara merayakan Natal 2025 di lokasi pengungsian. Kehadirannya membuat perayaan Natal para pengungsi tetap berlangsung khidmat di tengah kondisi yang terbatas.
Perayaan Natal pengungsi Moskona Utara berlangsung di Tisai, Distrik Bintuni Timur, Selasa (23/12/2025) malam. Kegiatan ini mengusung tema ‘Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga’ yang turut diikuti Ikatan Pemuda-Pemudi Moyeba Utara.
“Natal adalah perayaan tentang harapan, damai dan kasih. Namun, ketika hadir di sini, saya menyadari sepenuhnya bahwa Natal tahun ini bagi sebagian orang dirayakan dengan rasa yang berbeda. Ada saudara-saudara kita yang harus meninggalkan rumah, kampung halaman dan kehidupan sehari-hari akibat gangguan keamanan dan ketertiban yang terjadi,” ujar Anisto, sapaan Yohanis.
Sebagai kepala daerah, Yohanis menyebut dirinya ikut merasakan duka dan kegelisahan para pengungsi. Dia menegaskan pemerintah daerah tidak tinggal diam atas kondisi yang dialami warganya.
Pengungsian terjadi setelah insiden baku tembak antara aparat keamanan dan kelompok separatis OPM di Distrik Moskona Utara beberapa bulan lalu. Warga dari sejumlah kampung terpaksa mengungsi ke ibu kota Teluk Bintuni demi keselamatan.
“Kami terus berkoordinasi dengan aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat dan seluruh pemangku kepentingan agar situasi keamanan dapat segera pulih sehingga masyarakat dapat kembali hidup dengan aman, tenang dan bermartabat di kampung halamannya sendiri,” kata Yohanis.
Dia juga mengapresiasi inisiatif pemuda-pemudi Moyeba Utara yang menggelar Natal di pengungsian. Menurutnya, peran pemuda sangat penting dalam menjaga persatuan di tengah situasi sulit.
“Tetaplah menjadi pembawa damai, senantiasa menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi, serta terus menumbuhkan semangat kebersamaan dan saling menguatkan. Jangan biarkan rasa takut dan kebencian menguasai hati kita. Sebaliknya, biarlah kasih Kristus menjadi terang yang menuntun kita keluar dari setiap persoalan dan membawa harapan akan kehidupan yang damai dan tenteram,” bebernya.
Yohanis meyakini para pengungsi mampu melewati masa sulit dengan kebersamaan dan doa. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus hadir melindungi dan melayani seluruh masyarakat.
“Mari kita jadikan Natal ini sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan, menguatkan iman, dan meneguhkan komitmen untuk membangun Teluk Bintuni yang aman, damai, dan sejahtera,” ucapnya. (LP5/red)















