25.9 C
Manokwari
Sabtu, Februari 7, 2026
25.9 C
Manokwari
More

    Musda III IAKMI, Pemprov Papua Barat Dorong Lahirkan Solusi Kesehatan

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyoroti masih kompleksnya persoalan kesehatan masyarakat, mulai dari keterbatasan akses layanan hingga disparitas antarwilayah. Kondisi ini mendorong perlunya solusi konkret dan terukur dari para ahli kesehatan masyarakat.

    Hal itu disampaikan Staf Ahli Gubernur Papua Barat Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Marthen Kocu, saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) III Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Papua Barat 2026. Kegiatan digelar di Hotel Aston Niu, Manokwari, Kamis (29/1/2026).

    “Musda ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi mampu melahirkan rumusan program dan langkah konkret IAKMI Papua Barat dalam berkontribusi di berbagai sektor, baik pemerintahan, sosial, maupun layanan kesehatan,” ujar Marthen mewakili Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan,

    Baca juga:  Ali Baham Tak Ingin APH Turun Tangan, Minta Temuan Rp4,5 M Segera Dikembalikan

    Dia menegaskan Musda IAKMI harus menjadi momentum strategis untuk memperkuat kontribusi nyata tenaga kesehatan masyarakat. Menurutnya, tantangan pelayanan kesehatan di Papua Barat masih dihadapkan pada keterbatasan akses, kualitas layanan, serta disparitas antarwilayah.

    Marthen menekankan peran ahli kesehatan masyarakat semakin krusial seiring agenda transformasi kesehatan nasional. Pemerintah daerah, lanjutnya, membutuhkan kolaborasi aktif organisasi profesi seperti IAKMI.

    Baca juga:  Raja Ampat Lepas, Dispar Papua Barat Cari Ikon Baru Pariwisata

    Kolaborasi tersebut dibutuhkan untuk memperkuat pendekatan promotif dan preventif, bukan semata kuratif. Dia menilai langkah ini penting untuk mempercepat perbaikan kualitas kesehatan masyarakat.

    Dia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan mengedepankan semangat kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, keberhasilan pembangunan kesehatan harus berbasis data, advokasi kebijakan, dan keterlibatan masyarakat.

    Selain itu, peserta Musda diingatkan menjalankan proses musyawarah dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan. Ia menekankan keputusan yang dihasilkan harus memberi dampak nyata bagi masyarakat.

    Baca juga:  Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat: Hanya Kota Sorong Tak Punya Lahan Pertanian

    “Saya mendorong anggota IAKMI Papua Barat berperan aktif dalam Musda ini dan merumuskan program-program yang benar-benar menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat, serta menjadi garda terdepan dalam pembangunan daerah,” tegasnya.

    Di akhir sambutan, Marthen berharap Musda III IAKMI berjalan lancar dan menghasilkan keputusan strategis. Dia menilai forum ini menjadi titik awal penguatan peran organisasi profesi dalam mendukung transformasi kesehatan di Papua Barat.

    “Musda III IAKMI Papua Barat diharapkan menjadi titik awal penguatan peran organisasi profesi dalam mendukung transformasi kesehatan di daerah,” ucapnya. (LP14/red)

    Latest articles

    Brigjen Pol Alfred Papare Jabat Kapolda Papua Barat, Janji Tingkatkan Layanan

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id- Brigjen Pol Alfred Papare S.I.K resmi menjabat sebagai Kapolda Papua Barat mengantikan Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P., yang Menjabat sebagai...

    More like this

    Tiba di Manokwari, Brigjen Alfred Papare Mulai Tugas sebagai Kapolda Papua Barat

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Brigjen Pol Alfred Papare resmi mengawali masa tugasnya sebagai Kapolda Papua...

    HUT Pekabaran Injil, GKI Serukan Pertobatan untuk Jawab Krisis Kemanusiaan di Papua

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di tanah Papua menyerukan gerakan pertobatan...

    Gubernur Papua Barat: HUT PI Momentum Momentum Perkuat Nilai Kasih dan Persaudaraan

    MANONOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyebut perayaan HUT ke-171 Pekabaran Injil...