Disdik-Orang Tua Siswa Gelar Mediasi Buntut Konflik di SMA Taruna Manokwari

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Papua Barat memfasilitasi pertemuan mediasi dengan orang tua siswa SMA Taruna Kasuari Nusantara (TKN) menyusul konflik internal di lingkungan sekolah. Otoritas pendidikan mengambil kebijakan dengan merumahkan puluhan siswa senior untuk meredam perselisihan yang melibatkan antarangkatan tersebut.

“Masalah intinya ada siswa kelas X yang kurang menghargai kakak kelasnya sehingga memicu perselisihan. Karena itu kami memutuskan merumahkan kakak kelas sebanyak 60 siswa sebagai bentuk isolasi mandiri,” ujar Kepala Disdik Papua Barat Barnabas Dowansiba dalam pertemuan bersama orang tua siswa di SMA TKN, Senin (27/4/2026).

Baca juga:  Bangun SMA Taruna, Pemprov Papua Barat Tersandung Lahan Rp 2,9 Miliar

Barnabas menjelaskan dinas mengambil kebijakan tersebut sebagai bentuk pengamanan bagi seluruh siswa. Langkah ini bertujuan meredam konflik agar tidak meluas lebih jauh di lingkungan sekolah.

Keterbatasan fasilitas sekolah juga memengaruhi keputusan merumahkan para siswa tersebut. Saat ini SMA TKN belum memiliki ruang khusus untuk menangani atau mengisolasi siswa yang terlibat konflik secara internal.

Baca juga:  Konsultasi Publik RKPD 2026, Wagub Papua Barat Minta Program Prioritas Merata-Tepat Sasaran

Dia menegaskan keputusan merumahkan siswa ini hanya merupakan solusi sementara. Pihak sekolah berupaya menjaga situasi tetap kondusif sambil menunggu penyelesaian masalah secara kekeluargaan.

Barnabas kemudian meminta para orang tua siswa kelas X dan kelas XI untuk menghentikan polemik tersebut. Dia mendorong para wali murid mengedepankan komunikasi yang sehat guna mengakhiri perselisihan.

Baca juga:  Disdik Papua Barat Tegaskan Seleksi Ketat SMA Taruna Kasuari Nusantara demi Jaga Kualitas

“Kami harap orang tua bisa bicara dari hati ke hati dengan anak-anak agar masalah ini tidak berlarut-larut,” katanya.

Disdik bersama pihak sekolah menempatkan diri sebagai fasilitator dalam mempertemukan kedua belah pihak. Mereka berupaya menjembatani orang tua siswa agar mencapai kesepakatan bersama yang adil. (LP14/red)

Latest articles

BPJamsostek Target 24.700 Pekerja Rentan Papua Barat Dapat Jaminan Sosial Tahun...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Manokwari membidik 24.700 pekerja rentan di Papua Barat untuk masuk ke dalam perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sepanjang...

More like this

BPJamsostek Target 24.700 Pekerja Rentan Papua Barat Dapat Jaminan Sosial Tahun Ini

MANOKWARI, LinkPapua.id - BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Manokwari membidik 24.700 pekerja rentan di Papua...

DPRP Papua Barat Kawal Evaluasi SMA Taruna Kasuari Buntut Kasus Pengeroyokan Siswa

MANOKWARI, LinkPapua.id - DPRP Papua Barat mengawal proses evaluasi menyeluruh di SMA Taruna Kasuari...

BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan Rp19 Miliar bagi 612 Pekerja Rentan di Papua Barat

MANOKWARI, LinkPapua.id - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manokwari menyalurkan santunan manfaat jaminan kematian senilai Rp19...