Wabup Raja Ampat Ingatkan Kedisiplinan ASN: Kondisi Geografis Jangan Jadi Alasan

Published on

RAJA AMPAT, LinkPapua.com – Wakil Bupati Raja Ampat, Mansyur Syahdan, menegaskan bahwa kondisi geografis yang menantang tidak boleh dijadikan alasan bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk abai terhadap kedisiplinan dan akurasi data.

Penegasan itu Mansyur sampaikan saat membuka kegiatan Sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS dan Validasi Data ASN dalam Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN). Kegiatan berlangsung di kantor Badan Kepegawaian Dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDM) Raja Ampat, Rabu (23/4/2025).

Baca juga:  2 Legislator Sambangi Kediaman Balita tanpa Anus, Sampaikan Keprihatinan

Mansyur terlebih dahulu menyampaikan apresiasi ke BKPSDM Raja Ampat yang telah menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme ASN. Dia menilai pemahaman yang baik terhadap regulasi kepegawaian merupakan fondasi penting dalam menjalankan tugas pelayanan publik secara maksimal.

“Saya berharap kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan untuk meningkatkan pemahaman dan kinerja aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat,” ujarnya.

Baca juga:  DPRK Apresiasi Capaian WTP Pemkab Raja Ampat, Dorong PAD lewat BUMD

Dia menekankan disiplin bukan sekadar ketaatan terhadap aturan, tetapi cerminan dari integritas dan profesionalisme ASN. Karena itu, nilai-nilai kedisiplinan harus diinternalisasi dan diterapkan secara konsisten dalam pelaksanaan tugas.

PP Nomor 94 Tahun 2021 disebutnya sebagai regulasi yang menyempurnakan ketentuan sebelumnya, dengan memperjelas kewajiban, larangan, dan sanksi bagi PNS. Peraturan ini menjadi dasar pembinaan ASN agar lebih berintegritas dan mampu memberikan pelayanan yang prima.

Baca juga:  PHBI Manokwari Perpendek Rute Takbir Keliling Iduladha Antisipasi Kepadatan Pesparawi

Terkait validasi data ASN dalam SIASN, Mansyur juga menyoroti pentingnya akurasi dan ketepatan data sebagai landasan pengambilan kebijakan. Dia meminta seluruh pimpinan OPD memastikan pemutakhiran data berjalan maksimal, tanpa menjadikan kondisi geografis sebagai alasan penghambat.

“Jangan jadikan kondisi geografis sebagai alasan. Kita harus berkomitmen untuk terus melakukan pemutakhiran data secara tepat waktu dan akurat,” ucapnya. (LP10/red)

Latest articles

Polda Papua Barat Gelar Salat Iduladha 1447 H dan Tebar 47...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Polda Papua Barat melaksanakan Salat Idul Adha di Lapangan Apel Mapolda Papua Barat, Rabu...

More like this

Polda Papua Barat Gelar Salat Iduladha 1447 H dan Tebar 47 Hewan Kurban untuk Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Polda Papua Barat melaksanakan...

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Sarana Latihan Rindam XVIII di Mansel

MANSEL, LinkPapua.id - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin meninjau sarana...

Khotbah Iduladha di RTP Borarsi Manokwari: Jangan Abaikan Penderitaan Orang Lain

MANOKWARI, LinkPapua.id – Khatib Ustaz Abdul Rahman mengingatkan umat Islam agar tidak mengabaikan penderitaan...