Covid-19 Papua Barat Pasca-Nataru: Kasus Aktif Melonjak di Bintuni

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com -Kasus aktif Covid-19 di Provinsi Papua Barat terus bertambah sejak 27 Desember 2021. Hingga Kamis (6/1/2022) melalui pemeriksaan dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR), kasus aktif terkonfirmasi 112 kasus.

Persebaran terbesar tercatat terdapat di Kabupaten Teluk Bintuni. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Papua Barat dalam 24 jam terakhir, Rabu (5/1/2022), tercatat dari 12 kabupaten dan satu kota, kasus aktif Covid – 19 terbanyak di Teluk Bintuni dengan 100 kasus.

Baca juga:  Aturan Baru PPKM Level 3 di Papua Barat, Rumah Makan Buka Hingga Pukul 21.00

Sementara itu, tak ada kasus aktif Covid-19 di wilayah lain selain kota Sorong dengan sembilan kasus serta Kabupaten Fakfak, Manokwari dan Kabupaten Sorong, dengan masing-masing satu kasus aktif.

Selain itu, ada penambahan kasus positif sebanyak 14 orang yang 12 diantaranya di Kabupaten Teluk Bintuni, dan dua orang lainnya di Kota Sorong. Dengan demikian, total kasus positif di Papua Barat kini menjadi 23.699 atau bertambah 553 orang sejak 6 Desember 2021

Baca juga:  PPKM Diperpanjang, ini Syarat Wajib Bagi Pelaku Perjalanan Antarwilayah

Hingga saat ini, pasien kasus positif Covid – 19 masih menjalani perawatan isolasi secara mandiri maupun dirawat di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) atau di Rumah Sakit (RS) rujukan.

Adapun empat orang di Kabupaten Teluk Bintuni juga terkonfirmasi sembuh Covid – 19. Hingga kini, total kesembuhan Covid – 19 di Papua Barat telah mencapai 23.230 orang atau bertambah 456 orang sejak 6 Desember 2021. Secara persentase, tingkat kesembuhan di Papua Barat mencapai 98,0 persen.

Baca juga:  BPK dan Polda Papua Barat Diminta Audit Dana Konservasi

Kendati demikian, sejak Maret 2020 hingga Desember 2021, Covid – 19 telah merenggut nyawa 391 pasien. Seluruh data terkait Covid – 19 Papua Barat dapat diakses melalui laman website dinkes.papuabaratprov.go.id.

Dalam laman itu, pihak Dinas Kesehatan mengingatkan seluruh masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup. Sebab, lebih baik mencegah dari pada mengobati. Masyarakat diimbau agar rutin menjalani cara pencegahan sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.(CP/Red)

Latest articles

Ali Baham soal Aspirasi DOB Papua Barat Tengah: Kuncinya Penuhi Syarat...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Aspirasi pembentukan Provinsi Papua Barat Tengah kembali mengemuka di Papua Barat. Pemprov Papua Barat menegaskan pembentukan daerah otonom baru (DOB) harus...

More like this

Ali Baham soal Aspirasi DOB Papua Barat Tengah: Kuncinya Penuhi Syarat dan Proses Konstitusional

MANOKWARI, LinkPapua.id – Aspirasi pembentukan Provinsi Papua Barat Tengah kembali mengemuka di Papua Barat....

DPRP Papua Barat Akan Kawal Usulan Pembentukan Provinsi Bomberai

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat akan mengawal usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB)...

Seluruh Fraksi DPRP Setujui Pertanggungjawaban APBD Papua Barat 2025 Jadi Perda

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seluruh fraksi DPRP Papua Barat menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang...