25.3 C
Manokwari
Sabtu, Februari 7, 2026
25.3 C
Manokwari
More

    Dinkes Papua Barat Akui Kartu PBS Bantu Akses Kesehatan OAP, tapi Perlu Evaluasi

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua Barat menyebut program Kartu Papua Barat Sehat (PBS) sangat membantu akses pengobatan bagi orang asli Papua (OAP). Namun, pemerintah daerah kini tengah menggodok evaluasi regulasi agar penyaluran manfaatnya lebih merata di seluruh rumah sakit.

    “Dengan Papua Barat Sehat, kami bisa membiayai operasi-operasi yang tidak dijamin BPJS, khususnya bagi orang asli Papua,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat, Alwan Rimosan, di Kantor Gubernur, Jumat (9/1/2026).

    Baca juga:  Belanja ASN Disorot DPR, Pemprov Papua Barat Janji Rasionalisasi

    Alwan menjelaskan program prioritas ini menjadi solusi bagi tindakan medis yang tidak masuk dalam tanggungan BPJS Kesehatan. Lonjakan rujukan pasien ke luar daerah tercatat meningkat tajam sepanjang periode November hingga Desember 2025.

    “Seluruh biaya rujukan ditanggung pemerintah provinsi, mulai dari pasien sampai penunggu pasien,” katanya.

    Tercatat ada 18 pasien pengidap kanker hingga penyakit dalam yang telah dirujuk ke luar daerah menggunakan skema PBS. Kendati demikian, Alwan menilai regulasi yang ada saat ini masih perlu dipertajam agar lebih konkret secara operasional.

    Baca juga:  Masalah Kesehatan, Mendagri Tito Urung Kunker ke Papua Barat

    “Di tahun 2026 ini kami akan memperbaiki regulasinya supaya semua rumah sakit di Papua Barat bisa terlayani Papua Barat Sehat,” ucapnya.

    Langkah perbaikan ini bertujuan agar akses layanan kesehatan tidak hanya terpusat pada rumah sakit tertentu saja. Seluruh rumah sakit yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan nantinya secara otomatis dapat mengakses biaya pelengkap dari PBS.

    “Selain layanan rujukan, PBS juga menanggung biaya kedukaan bagi pasien yang meninggal saat dirujuk,” jelasnya.

    Baca juga:  Pemprov Papua Barat Siapkan Tim Kesehatan Darurat Saat Penjemputan Gubernur

    Sejauh ini, daerah seperti Fakfak, Kaimana, dan Teluk Bintuni tercatat paling aktif mengirimkan pasien rujukan. Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh OAP yang berjumlah sekitar 350 ribu jiwa mendapatkan perlindungan kesehatan ganda.

    “Sekitar 350 ribu jiwa atau 98 persen dari total 570 ribu penduduk Papua Barat sudah terakomodir BPJS. Khusus OAP, perlindungannya dilengkapi dengan Kartu Papua Barat Sehat,” pungkasnya. (LP14/red)

    Latest articles

    Pamit dari Papua Barat, Irjen Johnny Isir Puji Sinergi TNI-Polri dan...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Irjen Pol Johnny Eddizon Isir melontarkan pujian mendalam bagi sinergi TNI-Polri dan masyarakat di momen perpisahannya sebagai Kapolda Papua Barat. Kolaborasi...

    More like this

    Pamit dari Papua Barat, Irjen Johnny Isir Puji Sinergi TNI-Polri dan Warga

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Irjen Pol Johnny Eddizon Isir melontarkan pujian mendalam bagi sinergi TNI-Polri...

    HUT Gerindra Ke-18, Lakotani Tegaskan Dampak Nyata di Papua Barat

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Ketua DPD Gerindra Papua Barat Mohamad Lakotani menegaskan kehadiran partai harus...

    HUT Ke-18, Gerindra Papua Barat Beri Bantuan ke Panti Asuhan di Manokwari

    MANOKWARI, LinkPapua.id - DPD Gerindra Papua Barat merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-18 partai...