Filep Mawafma: Kita Punya STIH-Unipa-Uncri, tak Perlu Sekolah ke Luar Papua

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com – Puncak Dies Natalis ke-50 STIH Manokwari diwarnai konser yang digelar di Stadion Sanggeng, Senin (17/2/2025). Di momentum ini, Ketua STIH Manokwari Filep Mawafma berbicara perjalanan panjang STIH dan kiprahnya di dunia pendidikan.

Ia mengatakan, 50 tahun STIH berdiri bukan waktu yang sebentar. Semua ini bisa berjalan atas bantuan banyak pihak dan campur tangan Tuhan.

“STIH berdiri bukan karena siapa ketuanya tapi sekarang giliran Filep Mawafma yang harus membawa STIH lebih maju lagi. Karena setiap masa ada pemimpinnya dan setiap pemimpin ada masanya,” ujar Filep di sela-sela konser.

Baca juga:  Ali Baham Sodorkan 3 Nama Calon Plt Sekda Papua Barat ke BKD

Filep mengemukakan pentingnya sekolah. Dirinya mengajak orang Papua menjadi orang yang berpendidikan, cerdas dan dapat menjadi pendongkrak pembangunan di Papua Barat.

“Di Papua Barat ada STIH, ada UNIPA, ada STKIP ada juga UNCRI maka tidak perlu kita sekolah ke luar Papua. Kita manfaatkan sekolah-sekolah yang ada di Papua Barat ini,” tuturnya.

Filep mengatakan, 50 tahun STIH telah mencetak lulusan-lulusan yang tersebar. Maka dengan semakin berkembang dan bertambah banyak maka bersama-sama kita tunjukan kualitas lulusan STIH dalam pengabdian kepada masyarakat dalam dunia kerja.

Baca juga:  Seminggu Hilang, 2 Nelayan Mansel Belum Ditemukan di Laut Mandena

“Jas merah tidak ke mana-mana tapi ada di mana-mana. Ingat di manapun ada jas merah jaga kehormatan jas itu dan buktikan dedikasimu. Setop dengan miras, judi seks bebas itu semua hanya akan merusak masa depanmu,” terang Filep.

Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai mengatakan dies natalis ke 50 merupakan perjalanan panjang yang telah dilalui dengan berbagai pengorbanan. Dirinya menyebut bahwa pendidikan merupakan jembatan dalam memajukan masa depan.

Baca juga:  Dari Diskusi Webinar PIKI: Pariwisata Daerah Bisa Bangkit Lebih Cepat, Asal...

“Pencapaian STIH adalah bukti nyata tentang kontribusi dalam bidang pendidikan sebagai pencetak lulusan yang berkualitas,” tuturnya.

Dirinya menyakini dalam membangun pendidikan memiliki tantangan yang kompleks. Namun hasil dari pendidikan juga sangat berdampak pada berbagai sektor di daerah-daerah.

“Semoga dengan umur emas ini menjadikan STIH semakin maju, berkualitas dan melahirkan lulusan yang berintegritas serta berkontribusi dalam memajukan daerah,” imbuhnya.(LP14/red)

Latest articles

Kontingen 3 Provinsi Kalimantan Usung Target Berbeda di Pesparawi, Puji Sambutan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Kalimantan Utara (Kaltara), Kalimantan Barat (Kalbar), dan Kalimantan Selatan (Kalsel) datang ke Pesparawi Nasional XIV dengan target yang berbeda-beda. Kontingen...

More like this

Kontingen 3 Provinsi Kalimantan Usung Target Berbeda di Pesparawi, Puji Sambutan Tuan Rumah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Kalimantan Utara (Kaltara), Kalimantan Barat (Kalbar), dan Kalimantan Selatan (Kalsel)...

Bengkulu Buru Medali Emas-Pererat Persaudaraan di Pesparawi, Latihan Intensif 2 Tahun

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Bengkulu mengikuti Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, dengan...

Lampung Target Sapu Bersih Emas di 6 Kategori Pesparawi Nasional XIV

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Lampung menargetkan medali emas di seluruh kategori yang diikuti pada...