Kredit UMKM Papua Barat Tembus Rp3 Triliun, Manokwari Tertinggi

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kinerja sektor jasa keuangan di Provinsi Papua Barat menunjukkan pertumbuhan signifikan. Kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah ini tercatat menembus angka Rp3 triliun hingga Oktober 2025, dengan Kabupaten Manokwari menjadi penyumbang terbesar.

Data capaian ini disampaikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua Barat dan Papua Barat Daya dalam acara journalist update di Manokwari, Kamis (4/12/2025). Kegiatan ini menjadi momen perkenalan sekaligus memperkuat kemitraan OJK dengan insan pers sebagai jembatan informasi kepada publik.

Kepala OJK Papua Barat dan Papua Barat Daya, Budi Rahman, memaparkan perkembangan kredit UMKM di wilayah kerjanya. Secara keseluruhan, total kredit UMKM di Papua Barat mencapai Rp3,006 triliun.

Baca juga:  Pendaftaran Ditutup, KPU Manokwari Ramai Pendaftar

“Papua Barat: Rp3,006 triliun, Manokwari menjadi penyumbang tertinggi: Rp1,713 triliun,” demikian penjelasan Budi Rahman saat memaparkan data capaian sektor perbankan hingga Oktober 2025.

Sementara itu, untuk wilayah Papua Barat Daya, total kredit UMKM tercatat mencapai Rp2,489 triliun. Kota Sorong mendominasi capaian tersebut dengan nilai tertinggi, yakni Rp1,950 triliun.

Selain kredit UMKM, OJK juga mencatat perkembangan positif dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di kedua provinsi. Papua Barat mencatat penyaluran KUR sebesar Rp532,996 miliar, dan Manokwari lagi-lagi menjadi penyumbang tertinggi dengan Rp302,093 miliar.

Baca juga:  OJK dan BPS Latih Petugas Jelang SNLIK Papua Barat 2026

Pencapaian juga terlihat di sektor pasar modal. Tingkat inklusi masyarakat meningkat, ditandai dengan pertumbuhan jumlah SID (Single Investor Identification) Papua Barat dan Papua Barat Daya yang tumbuh sebesar 23,56 persen (year-on-year).

Di Papua Barat, total SID mencapai 23.742, dengan Manokwari menyumbang 13.472 SID. Ketua PWI Papua Barat, Bustam, menyambut baik kehadiran OJK yang diharapkan dapat mendorong keterbukaan informasi di sektor jasa keuangan.

Baca juga:  Kapolda Papua Barat Temui Pangdam XVIII/Kasuari, Perkuat Sinergitas TNI–Polri

“Kami akui dengan kehadiran OJK sangat membantu kami para media dalam mendapatkan informasi tentang keuangan. Tentunya ke depan kami berharap kolaborasi seperti ini tetap terjaga,” kata Bustam.

Bustam berharap dengan hadirnya kantor OJK di Sowi, akses informasi terkait sektor keuangan menjadi lebih terbuka dan terarah bagi media dan publik. Kepala OJK Budi Rahman juga menegaskan kehadiran media sangat membantu dalam menjalankan program-program OJK, terutama dalam publikasi. (LP14/red)

Latest articles

Jelang Pesparani IV Papua Barat, LP3KD Cek Kesiapan Panitia hingga Kedatangan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat mematangkan persiapan Pesparani Katolik IV Papua Barat yang akan digelar di...

More like this

Jelang Pesparani IV Papua Barat, LP3KD Cek Kesiapan Panitia hingga Kedatangan Tamu

MANOKWARI, LinkPapua.id – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat mematangkan...

Percepat Pembangunan, Pemkab Teluk Bintuni Fokus Buka Akses Jalan Wilayah Moskona

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, dibawah kepimpinan Bupati Yohanis Manibuy menegaskan komitmennya untuk mempercepat...

Pemaparan Ketua LPPD Sulteng hingga Terpilih Jadi Tuan Rumah Pesparawi Nasional XV 2029

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sulawesi Tengah (Sulteng) resmi terpilih menjadi tuan rumah Pesta Paduan Suara...