Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gereja di Tanah Rubuh, Hermus Bicara Transformasi Ekososial

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Bupati Manokwari Hermus Indou meletakkan batu pertama pembangunan gedung gereja GPDI Jemaat Betel Tortip, di Distrik Tanah Rubuh, Rabu (20/04/2022). Hermus mengingatkan, gereja menjadi aspek penting dalam menata keseimbangan sosial.

Dalam kesempatan itu, Hermus juga menyerahkan bantuan Rp100 juta. Ia memberi apresiasi kepada GPDI telah bekerja mewujudkan pembangunan gereja tersebut.

“Akhir-akhir ini Tanah Rubuh menjadi sebuah distrik yang dari aspek keamanan dan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang belum memadai. Ke depan keadaan ini harus kita ubah,” katanya.

Baca juga:  Hasil Visum Kelar, Penyebab Kematian Pria Bersimbah Darah di Bintuni Masih Teka-teki

Hermus mengemukakan, perubahan bisa dilakukan dengan pembangunan. Dengan begitu akan ada transformasi.

“Tujuan gereja hadir di sini untuk membangun manusia – manusia yang ada di Tanah Rubuh untuk terus berubah dan bergerak dari kehidupan atau cara – cara kepada kehidupan yang baru. Kita harapkan orang melintas di Tanah Rubuh baik ke Manokwari Selatan, Bintuni dan sebaliknya ke Manokwari bisa merasa aman,” katanya.

Baca juga:  Bupati Hermus Sidak Stok Bapok: Jangan Belanja Berlebihan

Disebutkan Hermus, masalah kemiskinan dan kebodohan harus diperjuangkan bersama. Untuk membebaskan masyarakat dari kemiskinan tidak ada cara lain selain hadirat Tuhan terlebih dahulu hadir di sini.

Kemudian berkat jasmani bisa mengikuti karena tanpa hadirat Tuhan di tempat ini maka tidak ada berkat yang tercurah.

“Karena itu saya kira menghadirkan gereja di mana saja karena target kita adalah menghadirkan hadirat Tuhan,” ucap Hermus.

Hermus juga mengajak kembali pada motto kita yaitu Manokwari Untuk Semua, Semua Untuk Manokwari. Kata dia motto ini berbicara tentang pembangunan yang seimbang tidak hanya membangun di kota. Tetapi juga harus berjuang membangun dari pinggiran dari kampung ke kota.

Baca juga:  PDIP PB Punya Bacaleg Mantan Napi, Saleh: Ada Cadangan Kalau tak Bisa Ikut

“Tentu Manokwari sebagai kota peradaban dan kota injil harus dinamis dan juga produktif dalam mengembangkan visi dan misi untuk bagaimana mewujudkan kota injil bisa benar – benar ada dan bisa berdampak positif dalam memberikan pelayanan kepada semua masyarakat,” jelasnya. (LP8/red)

Latest articles

Gondol Uang-Laptop Usai Bobol Kios di Pasir Putih Manokwari, 2 Pelaku...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Polisi menangkap 2 pelaku pencurian kios di Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Kedua pelaku diduga membobol kios lalu menggondol uang tunai dan...

More like this

Kantah Kaimana Rampungkan Program PTSL Untuk 125 Bidang Tanah Warga di Kampung Sisir

KAIMANA, Linkpapua.id– Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Kaimana telah menyelesaikan tahapan pelaksanaan program Pendaftaran Tanah...

Hadiri Perpisahan TK Kuntum PKK, Bupati Hasan Pesan Jadilah Generasi Kaimana yang Hebat

KAIMANA, Linkpapua.id– TK Kuntum PKK Kabupaten Kaimana menggelar acara perpisahan dengan 70 anak yang...

Polresta Manokwari Amankan Dua Pelaku Pencurian Kios, Laptop dan Uang Tunai Disita

MANOKWARI, Linkpapua.id-Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Sat Reskrim Polresta Manokwari berhasil mengungkap kasus pencurian...