Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gereja di Tanah Rubuh, Hermus Bicara Transformasi Ekososial

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Bupati Manokwari Hermus Indou meletakkan batu pertama pembangunan gedung gereja GPDI Jemaat Betel Tortip, di Distrik Tanah Rubuh, Rabu (20/04/2022). Hermus mengingatkan, gereja menjadi aspek penting dalam menata keseimbangan sosial.

Dalam kesempatan itu, Hermus juga menyerahkan bantuan Rp100 juta. Ia memberi apresiasi kepada GPDI telah bekerja mewujudkan pembangunan gereja tersebut.

“Akhir-akhir ini Tanah Rubuh menjadi sebuah distrik yang dari aspek keamanan dan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang belum memadai. Ke depan keadaan ini harus kita ubah,” katanya.

Baca juga:  Ratusan Warga Antusias Ikuti Lomba Mancing Meriahkan HUT ke-23 Teluk Bintuni

Hermus mengemukakan, perubahan bisa dilakukan dengan pembangunan. Dengan begitu akan ada transformasi.

“Tujuan gereja hadir di sini untuk membangun manusia – manusia yang ada di Tanah Rubuh untuk terus berubah dan bergerak dari kehidupan atau cara – cara kepada kehidupan yang baru. Kita harapkan orang melintas di Tanah Rubuh baik ke Manokwari Selatan, Bintuni dan sebaliknya ke Manokwari bisa merasa aman,” katanya.

Baca juga:  Sehari, Lakalantas Telan Tiga Korban Tewas di Tiga Lokasi Berbeda

Disebutkan Hermus, masalah kemiskinan dan kebodohan harus diperjuangkan bersama. Untuk membebaskan masyarakat dari kemiskinan tidak ada cara lain selain hadirat Tuhan terlebih dahulu hadir di sini.

Kemudian berkat jasmani bisa mengikuti karena tanpa hadirat Tuhan di tempat ini maka tidak ada berkat yang tercurah.

“Karena itu saya kira menghadirkan gereja di mana saja karena target kita adalah menghadirkan hadirat Tuhan,” ucap Hermus.

Hermus juga mengajak kembali pada motto kita yaitu Manokwari Untuk Semua, Semua Untuk Manokwari. Kata dia motto ini berbicara tentang pembangunan yang seimbang tidak hanya membangun di kota. Tetapi juga harus berjuang membangun dari pinggiran dari kampung ke kota.

Baca juga:  Bupati Manokwari: Pemkab Siapkan Anggaran Catam Sesuai Kemampuan Daerah

“Tentu Manokwari sebagai kota peradaban dan kota injil harus dinamis dan juga produktif dalam mengembangkan visi dan misi untuk bagaimana mewujudkan kota injil bisa benar – benar ada dan bisa berdampak positif dalam memberikan pelayanan kepada semua masyarakat,” jelasnya. (LP8/red)

Latest articles

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi motor utama perekonomian daerah, tetapi belum sepenuhnya memperkuat fiskal dan...

More like this

Jaga Kesehatan di Usia Senja, Dora Rasakan Manfaat JKN hingga Kenal Prolanis

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dora Rumbarar (66), perempuan asal Manokwari, Papua Barat, memanfaatkan program Jaminan...

22 TPA dan TPQ di Manokwari Disiapkan Ikuti FASI 2026

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari mematangkan persiapan pelaksanaan...

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodam XVIII/Kasuari Gelar Fun Run 5 Km, Tembus 4.000 Peserta

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodam...