27.2 C
Manokwari
Rabu, Maret 11, 2026
27.2 C
Manokwari
More

    OJK-PPUMI Gelar Sicantiks, Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Perempuan di Manokwari

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya bersama Pemberdaya Perempuan UMKM Indonesia (PPUMI) Provinsi Papua Barat menggelar kegiatan Sicantiks (Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah). Program ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan syariah bagi perempuan di Manokwari.

    Sicantiks merupakan bagian dari rangkaian Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (Gerak Syariah) 2026. Kegiatan digelar di Aula Pondok Pesantren Salafiyah Manokwari, Rabu (11/3/2026).

    Kepala OJK Papua Barat dan Papua Barat Daya Budi Rahman mengatakan literasi keuangan menjadi hal penting di tengah perkembangan teknologi digital. Menurutnya, rendahnya pemahaman masyarakat sering dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab melalui berbagai tawaran investasi ilegal.

    Baca juga:  Pengalaman Ninah, Warga Manokwari yang Terbantu Program JKN Saat Persalinan

    “Di era digital saat ini, masyarakat dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk maraknya fenomena investasi ilegal yang sering dipromosikan melalui praktik flexing kekayaan,” ujarnya.

    Dia menambahkan bahwa masyarakat perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan secara bijak. Selain itu, masyarakat juga harus memahami produk dan layanan jasa keuangan yang legal.

    Baca juga:  Respons DPR PB Usai Kontak Senjata di Maybrat: Harus Dihentikan

    Program literasi ini diikuti lebih dari 310 peserta yang terdiri dari pelaku UMKM perempuan dan ibu rumah tangga. Peserta mendapatkan edukasi mengenai pengelolaan keuangan keluarga sesuai prinsip syariah.

    Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PPUMI Papua Barat Prima Aggraeni menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dia menilai literasi keuangan syariah penting untuk memperkuat peran perempuan dalam perekonomian keluarga.

    “Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah, serta membuka akses yang lebih luas bagi perempuan terhadap produk dan layanan keuangan yang aman, legal, dan sesuai prinsip syariah,” kata Prima.

    Baca juga:  Nataniel: Sebagai Warga Negara Wajib Mengamankan Keputusan Presiden

    Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pembukaan rekening tabungan emas bagi para peserta. Sebanyak 250 rekening berhasil dibuka sebagai bagian dari upaya mendorong inklusi keuangan.

    OJK menegaskan akan terus memperluas program literasi dan inklusi keuangan di berbagai segmen masyarakat. Program tersebut menyasar pelajar hingga pelaku UMKM agar masyarakat lebih terlindungi dalam memanfaatkan layanan jasa keuangan. (LP14/red)

    Latest articles

    Pimpinan DPRK Bintuni Minta Kabag Keuangan Bertahan, Aktivis Curiga Ada Kepentingan

    0
    TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Unsur pimpinan DPRK Teluk Bintuni, Papua Barat, memicu polemik setelah melayangkan surat permintaan kepada Bupati Yohanis Manibuy untuk mempertahankan Elisabeth...

    More like this

    Sebelum Tukarkan Uang, BI Papua Barat Ingatkan Masyarakat Lakukan Pemesanan Lewat Website

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat pada Ramadan dan Idulfitri 1447 H, Bank...

    Pesan Sekda Ali Baham ke ASN Papua Barat: Jaga Pola Pikir dan Emosi di Medsos

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat Ali Baham Temongmere meminta seluruh aparatur...

    Audit BPK Tuntas, Pemprov Papua Barat Targetkan Semua Temuan Beres April

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat Ali Baham Temongmere menginstruksikan seluruh jajaran...