Pejabat Papua Barat Ajak ASN dan Warga Tak Takut Donor Darah

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat, Barnabas Dowansiba, mengajak aparatur sipil negara (ASN) dan warga agar tidak takut mendonorkan darah. Ia menilai donor darah tak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga bagi kesehatan pendonor.

“Mari saya ajak mendonorkan darah. Jangan takut-takut karena sebelum donor kita akan dicek kesehatannya, jika sehat dilanjutkan dan jika tidak sehat maka donor darah dapat ditunda,” ujarnya di lapangan apel Kantor Gubernur Papua Barat, Jumat (10/10/2025).

Barnabas mengaku sudah rutin donor darah sejak masa kuliah. Ia bahkan merasa tidak nyaman jika terlalu lama tidak melakukannya.

Baca juga:  Pemkab Manokwari Janjikan Bangunan Sementara Bagi Pedagang Pasar Wosi

“Sejak kuliah saya sudah rutin donor darah sehingga sudah tidak tahu berapa kantong darah yang sudah saya donorkan. Saya rasa sakit dan gelisah jika lama tidak donor darah,” katanya.

Ia menyambut baik kegiatan donor darah yang digelar Pemprov Papua Barat dalam rangka HUT ke-26 provinsi itu. Menurutnya, aksi kemanusiaan ini bisa menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan ASN dan masyarakat.

Kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis ini digelar di tribune lapangan apel. Giat ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-26 provinsi yang jatuh pada 12 Oktober 2025.

Baca juga:  Peringatan Ali Baham ke Pejabat: Salah Ditegur, Kalau Berulang Dicopot

Direktur RSUP Papua Barat, Arnoldus Tiniap, menyebut donor darah adalah bentuk kemanusiaan yang tulus karena menolong tanpa memandang siapa yang dibantu. Ia mengatakan kegiatan ini sangat bernilai bagi sesama karena dilakukan tanpa pamrih.

“Donor darah adalah bentuk kegiatan kemanusiaan yang sangat baik. Karena kita menolong orang tanpa kita tahu siapa yang kita tolong,” sebutnya.

Arnold menjelaskan donor darah membantu merangsang pembentukan sel darah baru dan menyeimbangkan kadar darah dalam tubuh. Ia juga menyarankan agar pemeriksaan kesehatan rutin dilakukan setidaknya setiap enam bulan.

“Dengan kita donor darah setiap tiga bulan sebenarnya kita sedang merangsang pertumbuhan sel darah yang baru. Donor darah juga mengurangi sel-sel yang berlebihan dalam tubuh yang terkandung dalam darah,” tuturnya.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Percepat Revisi RTRW 2025-2044, Target Rampung 2026

Ia menambahkan manfaat donor darah akan kembali dirasakan ketika seseorang atau keluarganya membutuhkan darah. Menurutnya, mendonorkan darah hari ini bisa menjadi penyelamat bagi diri sendiri di masa depan.

“Ini sangat baik sekali, kita mendonorkan darah memberikan darah untuk mereka yang membutuhkan. Karena pasti nantinya kita atau keluarga akan merasakan bagaimana susahnya mencari darah. Jika kita pernah mendonorkan darah maka kemudahan mendapatkan darah akan kita rasakan,” terangnya. (LP14/red)

Latest articles

PAD Hanya Rp160,17 Miliar, Fraksi Golkar DPRK Manokwari Minta Basis Pajak...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Fraksi Partai Golkar DPRK Manokwari meminta Pemkab Manokwari memperluas basis pajak dan retribusi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Permintaan itu...

Suny Syamsu Terpilih Pimpin Golkar Kaimana

More like this

Yohanis Manibuy Sambut Kajati Papua Barat, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy,S.E.,M.H., menyambut langsung kedatangan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua...

Suny Syamsu Terpilih Pimpin Golkar Kaimana

MANOKWARI, Linkpapua.id – Musyawarah Daerah (Musda) IV DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Kaimana...

Kuasa Hukum Minta Polisi Usut Dugaan Penelantaran di Kasus Yanto Idorway Tewas Tenggelam 

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kuasa hukum keluarga Yanto Idorway meminta polisi mengusut dugaan penelantaran dalam...