Program Papua Barat Sehat Permudah Akses Layanan Kesehatan OAP, Gubernur: Dibiayai Dana Otsus

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat terus memperkuat akses layanan kesehatan bagi orang asli Papua (OAP) melalui program Papua Barat Sehat (PBS) yang dibiayai Dana Otonomi Khusus (Otsus). Program ini ditujukan untuk mempermudah masyarakat OAP memperoleh pelayanan kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pelayanan tetap mengikuti alur rujukan sesuai ketentuan, kecuali dalam kondisi kegawatdaruratan,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Papua Barat Alwan Rimosan di Manokwari, Sabtu (18/7/2026).

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengatakan Program Papua Barat Sehat merupakan komitmen pemerintah menghadirkan layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau masyarakat asli Papua. Program tersebut dibiayai menggunakan Dana Otsus dan diatur dalam Peraturan Gubernur Papua Barat Nomor 15 Tahun 2025.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Serahkan 13 Raperda, Gubernur Persilakan Dewan Kritisi

Program ini diperuntukkan bagi OAP yang memiliki KTP atau KK berdomisili di Papua Barat. Pemerintah juga memprioritaskan masyarakat OAP kurang mampu sebagai penerima manfaat.

Alwan menjelaskan masyarakat cukup mendatangi puskesmas atau rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dengan membawa KTP atau KK Papua Barat. Pelayanan tetap mengikuti mekanisme rujukan, kecuali dalam kondisi darurat.

Baca juga:  Gubernur Papua Barat Kukuhkan Basuki Ari sebagai Kepala BKN Manokwari

Dia menambahkan cakupan program Papua Barat Sehat meliputi pelayanan rawat jalan, rawat inap, penanganan gawat darurat, layanan ambulans gratis, hingga pelayanan kesehatan tertentu yang belum ditanggung BPJS Kesehatan. Program ini juga memberikan bantuan konsumsi bagi dua orang penunggu pasien yang dirujuk serta layanan kedukaan sesuai indikasi dan ketentuan yang berlaku.

“PBS bukan pengganti BPJS Kesehatan, melainkan membantu pelayanan kesehatan tertentu sesuai ketentuan yang diatur dalam Pergub Nomor 15 Tahun 2025 dan petunjuk teknis pelaksanaannya,” tuturnya.

Baca juga:  Kejati PB Sudah Periksa 10 Orang Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Bintuni  

Alwan menegaskan tidak semua fasilitas kesehatan melayani Program Papua Barat Sehat. Pelayanan hanya tersedia di rumah sakit yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan tidak diperuntukkan bagi layanan medical check-up.

Dia berharap program Papua Barat Sehat dapat meningkatkan akses sekaligus kualitas pelayanan kesehatan bagi OAP. Program tersebut juga diharapkan memastikan pemanfaatan Dana Otsus benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak. (LP14/red)

Latest articles

Sarjito Resmi Pimpin Pengawasan Bursa Mineral, OJK Targetkan BMKS Berjalan 2027

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Sarjito resmi menjabat Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) sekaligus Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode...

More like this

Wagub Papua Barat: Edi Budoyo Dedikasikan Hidup untuk Pembangunan Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani mengenang mantan Wakil Bupati...

Akses Informasi BLUD Belum Merata, Papua Barat Dorong Pembinaan Digital

MANOKWARI, LinkPapua.id – Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Papua Barat mendorong pembinaan Badan...

Pemprov Papua Barat Gandeng Kejati Cegah Persoalan Hukum, Gubernur Singgung Sengketa Lahan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menggandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat...