MANOKWARI, LinkPapua.id – DPP Barisan Masyarakat Pengembangan Peningkatan Pembangunan Indonesia (BMP2I) Papua Barat mendorong pembentukan DOB Provinsi Papua Utara untuk mengatasi masalah kesenjangan pembangunan. Luasnya wilayah dan terbatasnya akses transportasi dinilai menjadi faktor utama terhambatnya pemerataan di wilayah pesisir utara.
“Kami melihat pemekaran Provinsi Papua Utara sebagai langkah strategis untuk mendorong pemerataan pembangunan, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan serta kesehatan,” kata Sekretaris Umum DPP BMP2I Papua Barat Markus Fatem dalam keterangannya, Senin (16/2/2026).
Markus menegaskan pembentukan provinsi baru ini merupakan aspirasi lama yang sangat dinantikan oleh masyarakat. Kehadiran DOB ini diyakini mampu mendekatkan rentang kendali pemerintahan bagi masyarakat adat.
“Saya menghimbau dan mengharapkan kepada masyarakat wilayah adat bagian utara untuk bersatu bersama masyrakat menerima calon DOB Provinsi Papua Utara ke wilayah adat Saireri untuk mempercepat proses pemekaran Provinsi Papua Utara sesuai wilayah adat yang sudah ditetapkan,” jelasnya.
Menurutnya, pengelolaan potensi sumber daya alam dan kelautan di kawasan Saireri akan jauh lebih optimal jika dikelola provinsi sendiri. Hal tersebut diharapkan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi penduduk asli di Papua bagian Utara.
“BMP2I Papua Barat dukung penuh terhadap rencana pemekaran Provinsi Papua Utara,” ucapnya.
Markus juga menambahkan kehadiran DOB ini akan mempercepat kesejahteraan rakyat Papua dan orang asli Papua (OAP). BMP2I berkomitmen untuk mengawal proses pemekaran ini hingga tuntas demi kepentingan publik. (*/red)








