Soal Kerusakan Jalan Isim, Polres Mansel Cium Indikasi Pidana

Published on

MANSEL, linkpapua.com- Polres Manokwari Selatan akan mendalami hasil investigasi rusaknya ruas jalan Isim secara bertahap. Hasil investigasi menemukan adanya indikasi pelanggaran hukum.

Kapolres Manokwari Selatan melalui Kasat Reskrim, Iptu Otto Woof menyampaikan, ada beberapa kegiatan yang dicurigai sebagai tindakan melanggar hukum terkait kerusakan jalan Isim. Di antaranya, temuan kayu hasil olahan di beberapa titik, serta adanya tumpukan material batuan yang diduga tambang dari kali Tubes.

“Yang sedang berproses adalah temuan sejumlah kayu olahan di sejumlah titik saat tim investigasi turun ke wilayah Isim, beberapa pihak sudah dimintai keterangan,” terang Otto, Jumat (22/4/2022).

Menurutnya, tim menemukan adanya tumpukan kayu di lokasi jalan yang rusak. Sebagian berada di lokasi sebelum jalan rusak dari wilayah Isim. Sebagian lagi tertumpuk setelah jalan rusak.

Baca juga:  Ciptakan Lingkungan Bersih, Pemprov Papua Barat Gelar Kerja Bakti di Jalan Susweni

Sementara untuk dugaan pelanggaran hukum terkait tumpukan material rencananya akan ditindaklanjuti setelah proses pemeriksaan terkait temuan kayu olahan selesai.

Secara lisan Otto sudah sempat melakukan klarifikasi terhadap pihak yang disebut sebagai pelaku penambang material batuan.

“Untuk galian kita sudah melakukan klarifikasi awal, dan diakui pernah dilakukan tapi yang bersangkutan mengaku belum mengangkut keluar, meskipun di lapangkan juga ada yang mengatakan bahwa sudah diangkut keluar,” jelasnya.

Untuk diketahui bahwa, munculnya isu dugaan pelanggaran hukum di wilayah Isim berawal dari kondisi jalan yang rusak parah sehingga membuat warga Isim terisolasi. Kerusakan jalan ini membuat pengguna jalan bahkan harus bermalam di lokasi jalan rusak.

Baca juga:  Takbir Keliling dan Salat Id Aman, Kapolres Mansel Puji Toleransi Warga

Tidak hanya itu, bahkan ada yang dikabarkan sampai melahirkan di dalam mobil ambulace yang saat itu sempat tertanam dikubangan lumpur.

Banyak pihak yang dituding harus bertanggung jawab atas rusaknya ruas jalan yang sebelumnya sudah sempat dikerjakan oleh pemerintah Provinsi Papua Barat itu. Di antaranya Balai Jalan Nasional, PT. Megapura Mamberamo Membangun, dan pengusaha kayu lokal, serta perusahaan konstruksi yang dikenal oleh warga dengan nama PT. Sampurna.

Perusahaan yang dikenal warga dengan nama PT. Sampurna disebut-sebut sebagai salah satu pihak yang bertanggung jawab karena dianggap sebagai pihak yang pertama kali membuat jalan rusak setelah diperbaiki oleh pemerintah provinsi.

Baca juga:  BI Papua Barat Gagas Torang Locavore, Diharapkan Menjaga Ketahanan Pangan Didaerah

Perusahaan tersebut berkontribusi merusak jalan saat mengangkut material dari Distrik Isim dengan dukungan armada yang tidak sedikit. Material tersebut dicurigai untuk mendukung pekerjaan jalan nasional Manokwari-Bintuni.

Tudingan masyarakat ini hampir selaras dengan pernyataan Gubernur Provinsi Papua Barat yang meminta Balai Jalan Nasional untuk ikut bertanggung jawab atas kerusakan jalan Isim. Dasar permintaan ini karena balai melalui rekanannya ikut memanfaatkan ruas jalan Isim untuk mengangkut material dari Isim guna mendukung pekerjaan balai jalan nasional. (LP6/red)

Latest articles

Menag Nasaruddin Minta BKMT Papua Barat Solid dan Patuh Pengurus Pusat

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar meminta jajaran Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat tetap solid dan mematuhi keputusan pengurus pusat...

More like this

Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Ditlantas Polda Papua Barat Gelar Lomba Safety Riding untuk Ojek Pangkalan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda...

Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polda Papua Barat Gelar Olahraga Bersama

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polda Papua Barat menggelar...

Polda Papua Barat Intensif Berantas Kejahatan Jalanan, 41 Kasus Terungkap dalam Enam Bulan

MANOKWARI, Linkpapua.id– Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Barat bersama Satuan Reserse Kriminal...