28.9 C
Manokwari
Senin, Februari 9, 2026
28.9 C
Manokwari
More

    Waspadai Perkembangan Medsos Untuk Pecah Belah Bangsa

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapuabarat.com- Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani Mengimbau semua pihak untuk bijak dalam menggunakan media sosial (medsos) dan tidak ditujukan untuk menyebarkan kebohongan dan kebencian. Penggunaan medsos patut diwaspadai terhadap berita hoax yang dapat mengkisruhkan kantibmas, terlebih berkaitan dengan rasisme.

    “Rasisme bisa terjadi dimana saja. Seseorang bisa menjadi rasis karena pengaruh pola pikir, norma sosial dan lainnya. Yang akhirnya membawa prilaku negatif pada kelompok tertentu. Sehingga jangan ada sekat-sekat dan deskriminasi,”kata Lakotani pada pelaksanaan Forum Grup Discusion (FGD)pada Senin (1/2/2021).

    Baca juga:  Resmi! Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Dimulai di Papua Barat

    Lakotani mengatakan perkembangan teknologi informasi begitu cepat dan luas. Dampaknya, banyak orang memanfaatkan perkembangan teknologi itu dalam menyebarkan dan menerima informasi dan memajukan kehidupan masyarakat.

    “Kita harus menghindari adanya berita bohong, fitnah, apalagi upaya memprovokasi. Kita harus menggunakan kemajuan teknologi untuk kepentingan kemanusiaan, untuk kepentingan kebersamaan. Jangan sampai kemajuan teknologi dipakai untuk pecah belah bangsa,” lanjut Lakotani.

    Baca juga:  Reses di Anday, Adrianus Mansim Disodori Setumpuk Aspirasi

    Sementara itu, Pangdam VIII/Kasuari Mayjen I Nyoman Cantiasa mengatakan keberagaman harus disikapi sebagai kekayaan dan kekuatan untuk membangun bangsa.

    “Keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun bangsa bukan malah jadi konflik. Sebagai negara yang heterogen untuk menciptakan kedamaian perlu peran serta semua pihak dalam merawat kebhinekaan. Kita sudah bersama sepakat untuk menolak rasisme sehingga tindakan-tindakan seperti itu tidak boleh terjadi di Indonesia yang dihuni penduduk dari berbagai suku, ras dan agama,”ungkap Pangdam.

    Baca juga:  Sapi Kurban Jokowi Bobot 1,04 Ton di Papua Barat Diserahkan Pj Gubernur di Kota Sorong

    Turut hadir, Wakapolda Papua Barat Brigjen Pol Patrige Renwarin. Dirinya  mengatakan bangsa Indonesia mendapat banyak tantangan dalam menjaga persatuan dan kesatuan.

    “Memang ancaman terhadap Indonesia tidak hanya dari dalam, tetapi juga dari luar negeri. Indonesia semakin dewasa dalam menyelesaikan setiap tantangan yang terjadi termasuk isu SARA. Untuk itu dengan bersama-sama maka pemerintah dan para tokoh yang bisa menjaga kamtibmas,”jelas Renwarin.(LPB3/red).

    Latest articles

    Sekda Papua Barat Minta OPD Tancap Gas Jalankan Program Usai Terima...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere meminta seluruh OPD tancap gas menjalankan program usai menerima Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2026. Dia...

    More like this

    Sekda Papua Barat Minta OPD Tancap Gas Jalankan Program Usai Terima DPA

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere meminta seluruh OPD tancap gas...

    Simposium Flora Malesiana, Masyarakat Adat Disebut Kunci Jaga Iklim di Papua

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Masyarakat adat memiliki peran paling strategis sebagai garda terdepan dalam melindungi...

    16 Negara Ikuti Simposium Flora Malesiana di Manokwari, Bahas Solusi Iklim-Pangan

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Simposium Internasional Flora Malesiana ke-12 dan Konferensi Solusi Iklim Berbasis Alam...