Catatan 9 Tahun Mansel: Ekonomi Melambat, Populasi Kemiskinan Membaik

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com – Kabupaten Manokwari Selatan genap berusia 9 tahun, Selasa hari ini (16/11/2021). Berbagai capaian telah ditoreh. Namun masih ada setumpuk pekerjaan rumah.

“Ibaratnya kalau dianalogikan, Kabupaten Mansel ini seperti anak yang baru duduk di bangku kelas 3 SD. Penuh keterbatasan.
Sehingga sepantasnya mendapatkan banyak dukungan,” ujar Bupati Mansel Markus Waran, dalam upacara HUT ke-9 Mansel, Selasa (16/11/2021).

Markus mengungkapkan, Mansel menoreh pertumbuhan ekonomi cukup baik sebelum pandemi. Namun kemudian mengalami kontraksi setahun terakhir.

Namun dari banyak sisi, Mansel berhasil memperbaiki beberapa indikator. Di antaranya populasi kemiskinan dengan tren membaik. Dan angka pendapatan per kapita yang tumbuh.

Baca juga:  Giliran Keluarga PSHT Bintuni Galang Dana untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

“Pertumbuhan ekonomi kita selama 3 tahun berturut-turut sebesar 4,48 % pada 2018. Kemudian meningkat menjadi 6,95% di 2019. Lalu mengalami perlambatan pada 2020 sebesar 4,34%,” terang Markus.

Lalu dari sisi pendapatan perkapita mencatat kenaikan. Tahun 2018 sebesar Rp32.076.000 dan di 2019 meningkatkan menjadi Rp34.197.000,

Begitu juga angka kemiskinan mengalami tren menurun menjadi 29.94% pada 2019. Dan pada 2020 menurun Lagi menjadi 28,88%.

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Manokwari Selatan berturut-turut sebesar 58,84% tahun 2018, meningkatkan sebesar 1,50% menjadi 59,72% pada 2019. Dan meningkat menjadi 59,84% di 2020. Ada kenaikan 0,16%. Sedangkan tingkat pengganguran terbuka sebesar 1,61%,” papar Markus.

Baca juga:  Kaleidoskop Polda Papua Barat: Kejahatan Turun di 2021, Curanmor Dominan

Meski indikator makro mengalami peningkatan sebut Markus, namun capaian ini masih butuh kerja keras. Kata dia, pembangunan harus didorong agar melibatkan semua pihak.

“Karena pembangunan bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Namun harus ada keterlibatan semua komponen,” katanya.

Wagub PB: Butuh Percepatan Pembangunan

Wakil Gubernur Papua Barat Muhamad Lakotani mengatakan, hari ini Manokwari Selatan sampai di usia 9 tahun karena perjuangan bersama. Tantangan Mansel sangat komplek. Terutama soal kesejahteraan yang harus dihadirkan bagi rakyat.

Baca juga:  Meriah! Lomba Lari 7K Ramaikan HUT Ke-22 Bintuni, 1.200 Peserta Ambil Bagian

“Pemerintah harus memastikan hak-hak rakyat terpenuhi. Terutama di masa pandemi ini,” katanya.

Lakotani mengungkapkan, PB masih di peringkat 33 dalam dalam percepatan
pembangunan. Ini karena masih adanya persoalan mendasar yang dihadapi. Yakni rendahnya capaian IPM.

“Karena itu kita perlu percepatan pembangunan. Di mana masyarakat harus mendukung hasil pembangunan dengan baik. Kualitas SDM juga harus terus kita dorong. Agar kita bisa mencapai torehan yang lebih baik di semua sektor,” katanya. (LP2/red)

Latest articles

PELNI Buka Pemesanan Tiket H-60 untuk Tiga Kapal Rute Manokwari

0
MANOKWARI, Linkpapua.id- PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) membuka pemesanan tiket hingga 60 hari sebelum keberangkatan (H-60) untuk tiga kapal yang melayani rute dari dan...

More like this

PELNI Buka Pemesanan Tiket H-60 untuk Tiga Kapal Rute Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.id- PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) membuka pemesanan tiket hingga 60 hari sebelum...

FASI BKPRMI Manokwari Resmi Ditutup, Juara Bersiap Wakili Manokwari di Tingkat Provinsi

MANOKWARI, Linkpapua.id– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten...

FASI BKPRMI Manokwari Diikuti 187 Peserta, Wabup Dorong Potensi Generasi Qurani

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari menggelar Festival Anak...