28.1 C
Manokwari
Kamis, Maret 26, 2026
28.1 C
Manokwari
More

    Waterpauw: Pejabat Ciptakan Generasi Produktif, Jangan Urus Perut Saja

    Published on

    MANOKWARI SELATAN, Linkpapua.com—Penjabat Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw mengingatkan, pejabat tidak mementingkan diri sendiri. Tetapi memiliki tanggung jawab ciptakan generasi produktif.

    “Target negara ini generasi emas 2045 akan menjadi tenaga kerja produktif yang ada di Indonesia. Pejabat harus punya tugas serius ciptakan anak-anak produktif, itulah pentingnya, jangan urus perut saja,” tegas Waterpauw saat berkunjung ke Kabupaten Manokwari Selatan, Selasa (6/6/2023).

    Baca juga:  Belanja Masalah, Pj Gubernur Papua Barat Sidak di PPI Manokwari

    Waterpauw selalu menyuarakan target generasi emas 2045 itu di beberapa kesempatan. Dirinya mengatakan, anak-anak harus menjadi perhatian serius. Apa lagi dikelilingi dengan permasalahan stunting dan kemiskinan ekstrem.

    Menjadi sebuah ironi, sebut Waterpauw, jika pejabat lebih mementingkan perut sendiri. Sementara, anak-anak dengan kondisi terindikasi stunting dan berada dalam kemiskinan ekstrem tidak ditangani secara serius.

    Saat melakukan lawatan di kabupaten Manokwari Selatan, Waterpauw mengaku mendapati banyak masalah terkait anak putus sekolah dengan beragam latar belakang.

    Baca juga:  KNPI Mansel dan Teluk Wondama Imbau OKP Dukung Pj Gubernur Papua Barat 

    Ia menekankan, penataan harus dimulai dari keluarga, keluarga menjadi kunci utamanya.

    Peran orang tua menjadi garda terdepan untuk berjuang demi memenuhi kebutuhan anak-anak agar kelak dapat menggapai cita-cita. Hal terpenting lainnya pemenuhan makanan bergizi agar perkembangan anak dapat terkontrol dengan baik.

    Baca juga:  Lepas Kontingen Jambore Nasional XI, Waterpauw: Harumkan Kwarda Papua Barat

    Di sisi lain, Waterpauw mengajak, masyarakat dapat memanfaatkan lahan kosong untuk bercocok tanam dalam pemenuhan kebutuhan pangan. Hal ini kata Waterpauw efektif dan mampu menjaga kestabilan ekonomi.

    “Areal sekitar bapak dong tinggal ini banyak anak putus sekolah. makanya kalau cerita itu program bagus, kerja bagus. Sekarang stunting tinggi berarti tidak urus apa-apa, sementara penyiapan keluarga ini penting,” tandasnya.(LP9/Red)

     

    Latest articles

    Menkeu Purbaya Usul Efisiensi Makan Bergizi Gratis, Hemat Rp40 Triliun

    0
    JAKARTA, LinkPapua.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membeberkan adanya potensi efisiensi besar pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bisa menghemat anggaran...

    More like this

    Komisi I DPRP PB Soroti Sengkarut Tenaga Honorer di Mansel, Minta BKPSDM Transparan

    MANSEL, LinkPapua.id - Komisi I DPRP Papua Barat (PB) menyoroti sengkarut persoalan tenaga honorer...

    Bupati Mansel Pimpin Gerakan Belanja di Pasar Tradisional, Borong Pangan Lokal

    MANSEL, LinkPapua.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, menggelar gerakan belanja...

    Turun ke Jalan, Kapolres Mansel dan Ketua Bhayangkari Sapa Warga Sambil Bagi Takjil

    MANSEL, LinkPapua.id - Kapolres Manokwari Selatan (Mansel) AKBP Marzel Doni turun langsung ke jalan...