Papua dan Papua Tengah Catat Positivity Rate Tertinggi Kasus HIV di Indonesia

Published on

JAKARTA, LinkPapua.id – Papua dan Papua Tengah mencatat positivity rate tertinggi kasus HIV di Indonesia pada awal 2025. Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan positivity rate di Papua mencapai 5,5 persen, disusul Papua Tengah 2,9 persen.

Kasus HIV di Indonesia masih terus bertambah dari tahun ke tahun. Pada periode Januari-Maret 2025, tercatat sebanyak 15.382 kasus HIV-AIDS.

Jumlah itu terdiri atas 10.532 kasus HIV dan 4.850 kasus AIDS. Data tersebut menunjukkan bahwa penyebaran virus masih signifikan di berbagai daerah.

Baca juga:  Tindak Lanjuti Catatan BPK, DPR Papua Barat Segera Hearing dengan OPD

Sepuluh provinsi dengan jumlah kasus terbanyak antara lain Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Namun, Papua dan Papua Tengah mencatatkan positivity rate tertinggi dibanding provinsi lainnya.

Berikut data 10 provinsi dengan kasus HIV terbanyak pada Januari-Maret 2025.

Jawa Timur: 2.599 kasus (positivity rate 1,2 persen)

Jawa Barat: 2.233 kasus (positivity rate 0,8 persen)

Jawa Tengah: 1.432 kasus (positivity rate 0,7 persen)

Jakarta: 1.069 kasus (positivity rate 0,9 persen)

Baca juga:  Kabar Duka! Legenda Angkat Besi Indonesia Asal Papua Lisa Rumbewas Meninggal Dunia

Sumatera Utara: 809 kasus (positivity rate 1,2 persen)

Papua: 672 kasus (positivity rate 5,5 persen)

Banten: 540 kasus (positivity rate 0,7 persen)

Bali: 525 kasus (positivity rate 2,0 persen)

Papua Tengah: 492 kasus (positivity rate 2,9 persen)

Sulawesi Selatan: 485 kasus (positivity rate 1,1 persen)

Kemenkes mencatat Indonesia kini berada di peringkat ke-14 dunia untuk jumlah orang dengan HIV (ODHIV) terbanyak. Indonesia juga menempati peringkat ke-9 untuk jumlah infeksi HIV baru secara global.

Baca juga:  BMKG: Papua Pegunungan dan Papua Selatan Mulai Masuk Musim Kemarau

Diperkirakan ada sekitar 564 ribu ODHIV di Indonesia, namun baru 63 persen yang mengetahui statusnya. Ini menunjukkan masih banyak masyarakat yang belum terdeteksi meski telah terinfeksi.

“Penyebaran kasus HIV secara nasional banyak terjadi di populasi kunci seperti laki-laki seks dengan laki-laki (LSL), waria, pekerja seks perempuan, dan pengguna napza (narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya) suntik,” ujar Direktur Penyakit Menular Kemenkes dr Ina Agustina dikutip dari laman Kemenkes, Selasa (29/7/2025). (*/red)

Latest articles

FASI BKPRMI Manokwari Resmi Ditutup, Juara Bersiap Wakili Manokwari di Tingkat...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari resmi menutup pelaksanaan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) yang...

More like this

FASI BKPRMI Manokwari Resmi Ditutup, Juara Bersiap Wakili Manokwari di Tingkat Provinsi

MANOKWARI, Linkpapua.id– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten...

FASI BKPRMI Manokwari Diikuti 187 Peserta, Wabup Dorong Potensi Generasi Qurani

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari menggelar Festival Anak...

Kasus Kematian Yanto Idorway, Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka

MANOWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa...