25.3 C
Manokwari
Rabu, Februari 11, 2026
25.3 C
Manokwari
More

    480 Proyek akan Digulirkan Tahun ini, PUPR Bintuni Gelontorkan Rp24 M

    Published on

    TELUK BINTUNI,LinkPapua.Id- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat menyiapkan 480 paket proyek yang akan digulirkan tahun ini. Proyek ini diestimasi akan menelan anggaran Rp24 miliar.

    Plt Kepala Dinas PUPR Teluk Bintuni, Emba Rantelino mengungkapkan, jumlah paket tersebut diperoleh dengan estimasi setiap paket pekerjaan, mendapat alokasi anggaran sebesar Rp50 juta. Namun jika dialokasikan anggaran Rp100 juta, maka jumlah paket pekerjaan akan menyusut menjadi 240 paket.

    Emba Rantelino menyampaikan, sebelum paket dijalankan, pihaknya sedang membereskan rambu-rambu agar dalam pelaksanaan, tidak ada pelanggaran yang terjadi.

    Baca juga:  Lantik 145 Penjabat Kepala Kampung Persiapan, Bupati Teluk Bintuni Ingatkan Soal Tanggung Jawab

    “Kendala yang kami temukan, banyak perusahaan milik masyarakat ini yang masa berlaku dokumennya sudah habis. Ini hampir masif terjadi diseluruh perusahaan masyarakat kita, sehingga kami mengambil langkah untuk meminta sebuah jawaban atau telaah dari Inspektorat untuk bisa memberikan kami ruang,” kata Emba Rantelino di kantornya di Distrik Menimeri, Rabu (13/8/2025).

    Pembagian paket pekerjaan masyarakat dengan metode Pengadaan Langsung ini, mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2019 tentang Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

    Baca juga:  Hari Otsus Papua di Bintuni, Wabup Joko Singgung Pendidikan hingga Infrastruktur

    Pembagian paket pekerjaan tersebut, kata Emba, disesuaikan dengan Visi Misi Bupati-Wakil Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy – Joko Lingara untuk terwujudnya masyarakat Teluk Bintuni yang SERASI.

    Adanya masa transisi pemerintahan maupun refocusing anggaran akibat defisit APBD, menjadi salah satu hambatan paket pekerjaan masyarakat ini belum digulirkan. Terbatasnya anggaran yang ada, juga menjadi alasan tidak bisa mengakomodir seluruh aspirasi masyarakat.

    “Ini menjadi sebuah tantangan kami untuk bisa menjalankan paket masyarakat, karena tidak ada formulasi bagi kami untuk menentukan siapa-siapa yang diakomodir. Tapi kami memastikan bahwa paling lambat minggu depan sudah berjalan,” tukas Emba.

    Baca juga:  Teluk Bintuni Jadi Tuan Rumah Piala Soeratin U-13 hingga U-17 Papua Barat

    Agar terjadi pemerataan pembagian pekerjaan dan tidak terjadi tumpang tindih, Dinas PUPR akan berkoordinasi dengan OPD teknis lainnya yang juga mengelola paket pekerjaan masyarakat.

    “Kami membutuhkan data dan informasi dari teman-teman OPD lain, sehingga tidak terjadi tumpang tindih atau double bagi masyarakat, yang kemudian mendatangkan kecemburuan dan persoalan baru di masyarakat,” tandas Emba. (LP5/red)

    Latest articles

    Bantu UMKM Maybrat, OJK Dorong Warga Gunakan Akses Pembiayaan Formal

    0
    MAYBRAT, LinkPapua.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua Barat dan Papua Barat Daya mendorong pelaku UMKM di Kabupaten Maybrat untuk beralih ke lembaga keuangan...

    More like this

    Polda Papua Barat Musnahkan 30,67 gram Narkotika Jenis Sabu Dari 2 Tersangka

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua Barat musnahkan barang bukti  30,66 gram Narkotika jenis...

    Buka Manasik Haji Terintegrasi Digelar, Wabup Mugiyono Doakan Raih Haji Mabrur

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari bersama Kementerian Haji dan Umrah menyelenggarakan Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten/Kota...

    Seluruh Unsur di Fakfak Gotong Royong Bersihkan Pesisir dan Pasar

    FAKFAK, Linkpapua.id-Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan masyarakat Kabupaten Fakfak Selasa pagi...