MANOKWARI, Linkpapua.id– DPRK Manokwari menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP)dengan pihak terkait dan pengelola Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Manokwari. RDP yang digelar Selasa (20/1/2026) di kantor DPRK Manokwari itu untuk mempertanyakan sejumlah kejadian dalam distribusi MBG disejumlah sekolah di Manokwari.
Pasalnya dalam beberapa waktu terakhir, terdapat temuan MBG yang dianggap tidak layak konsumsi ditemukan disejumlah sekolah.
Dalam kesempatan itu, Ketua Fraksi Golkar DPRK Manokwari Haryono.K. May mengungkapkan sejumlah kejadian tersebut harus ditanggapi secara serius.
“Rapat hari ini sangat penting, karena menyangkut keselamatan anak-anak Manokwari. Aduan masyarakat terkait distribusi makanan yang diduga
kadaluarsa dalam Program Makan Bergizi Gratis tidak boleh kita anggap sebagai persoalan kecil atau insidental,”ujarnya.
Dikatakan May, Program MBG adalah program strategis negara. Namun, sebaik apa pun niat kebijakan, jika pelaksanaannya lalai, maka yang dikorbankan adalah rakyat, dalam hal ini anak-anak sekolah.
“Kami ingin menegaskan bahwa anak-anak bukan objek uji coba kebijakan. Mereka adalah masa depan daerah ini. Karena itu, setiap bentuk kelalaian dalam penyediaan makanan harus dipandang sebagai pelanggaran serius terhadap tanggung jawab yang diberikan oleh negara,”tegas dia.
Menurutnya, jika persoalan ini tidak ditanggapi serius, maka kepercayaan masyarakat terhadap program MBG
akan menurun. Politisi muda itu meminta adanya audit terbuka dan transparan terhadap rantai pengadaan dan distribusi MBG di Kabupaten Manokwari.
“Perlu penegakan sanksi yang jelas dan tegas kepada pihak yang lalai, agar kejadian ini tidak terulang. Pengawasan harus melibatkan sekolah dan orang tua, karena mereka adalah pihak yang paling dekat dengan anak-anak,”tutupnya.(LP3/Red)















