Banyak Siswa Miskin di Papua Tak Dapat Beasiswa PIP, Filep Soroti Masalah Data

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Banyak siswa dari keluarga prasejahtera di tanah Papua, termasuk di Papua Barat, hingga kini belum tersentuh bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP). Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma menyoroti karut-marut sinkronisasi data yang menghambat hak pendidikan para siswa tersebut.

“Banyak orang tua mempertanyakan alasan anak mereka tidak menerima bantuan, padahal kondisi ekonomi keluarga mereka tergolong kurang mampu,” ujar Filep dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/1/2026).

Baca juga:  Komite III DPD RI Dorong Kemenag Percepat Sertifikasi Guru Madrasah dan Revitalisasi Madrasah dan Sekolah  

Dia menyebut ketidaksesuaian data kependudukan dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) menjadi kendala utama yang terus berulang. Kondisi ini diperparah dengan kurang optimalnya kinerja operator sekolah dan bank penyalur dalam memperbarui data peserta didik.

“Dinas Pendidikan dan sekolah adalah pihak yang paling mengetahui kondisi riil keluarga prasejahtera. Peserta didik yang memenuhi kriteria harus terdata dengan benar di Dapodik,” kata Filep.

Baca juga:  Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Papua, Sarpras dan Penyaluran BBM Dipastikan Aman

Senator asal Papua Barat ini mendesak pemerintah daerah segera melakukan validasi data untuk persiapan penyaluran PIP tahun 2026. Sinkronisasi data harus menjadi prioritas agar bantuan pendidikan dari pemerintah pusat benar-benar tepat sasaran.

“Penetapan batas waktu Dapodik oleh pemerintah pusat harus disikapi serius oleh pemda pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan provinsi maupun kabupaten,” tegasnya.

Baca juga:  Hari Terakhir Pendaftaran, KPU Papua Barat Terima Sembilan Balon DPD RI

Filep juga mengapresiasi keberlanjutan program afirmasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bagi siswa di seluruh jenjang sekolah. Namun, dia menekankan keberhasilan program ini sangat bergantung pada peran aktif pemerintah kabupaten/kota.

“Perlu adanya penguatan sinergi antara kementerian, Dinas Pendidikan, sekolah, dan pihak perbankan agar penyaluran PIP berjalan tepat waktu dan berdampak langsung terhadap keberlanjutan pendidikan peserta didik,” pungkasnya. (*/red)

Latest articles

Bupati Mansel Semprot ASN Malas-Jarang Ikut Apel Gabungan

0
MANSEL, LinkPapua.id – Bupati Bernard Mandacan menyemprot Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat. Teguran keras ini...

More like this

Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sarmi Papua Pagi Ini

SARMI, LinkPapua.id – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,6 mengguncang wilayah Sarmi, Papua. Badan...

Suporter Bakar Mobil-Rusak Fasilitas Stadion Lukas Enembe Jayapura

JAYAPURA, LinkPapua.id – Sejumlah oknum suporter membakar mobil dan merusak fasilitas Stadion Lukas Enembe...

Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina di Tanah Papua per 1 April 2026

MANOKWARI, LinkPapua.id - PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak...