Wabup Bintuni Lepas 70 Anggota Kafilah MTQ XI Papua Barat ke Kaimana: Jaga Kekompakan!

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara melepas 70 anggota kafilah Kabupaten Teluk Bintuni untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XI tingkat Provinsi Papua Barat di Kabupaten Kaimana. Seluruh peserta, pendamping, dan ofisial diberangkatkan menggunakan KM Sabuk Nusantara 42.

“Seluruh kafilah yang berangkat ini adalah keluarga besar Teluk Bintuni. Selama di sana (Kaimana), tolong jaga kekompakan. Baku jaga, baku bantu. Jaga nama baik Teluk Bintuni. Kita berangkat dengan selamat, pulang juga harus selamat, dengan membawa piala juara,” pesan Joko saat pelepasan kafilah di Pelabuhan Teluk Bintuni, Jumat (26/6/2026).

Baca juga:  Mendikbud Nadiem Janji Relaksasi: Guru non-ASN Dapat Honor dari BOS

Kafilah akan mengikuti rangkaian MTQ XI Papua Barat yang berlangsung pada 29 Juni hingga 4 Juli 2026. Puncak pelaksanaan dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni hingga 4 Juli 2026.

Sebanyak 70 orang diberangkatkan dalam rombongan tersebut. Mereka terdiri atas peserta, pendamping, dan official yang akan mengikuti 15 cabang perlombaan.

Selain melepas rombongan, Joko juga menyempatkan naik ke atas kapal. Dia memeriksa tempat tidur para kafilah di setiap ruangan KM Sabuk Nusantara 42.

Baca juga:  Wabup Joko Tutup Porseni HUT Ke-23 Teluk Bintuni, Serahkan Hadiah Juara-Minta Digelar Rutin

Mualim I KM Sabuk Nusantara 42 Eko Oetomo mengatakan pelayaran dari Teluk Bintuni menuju Kaimana kali ini menggunakan rute khusus di luar jadwal reguler. Rute tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan transportasi kafilah MTQ.

“Kalau perjalanan regular, biasanya tiga hari baru tiba di Kaimana. Tapi karena ini langsung, perkiraan hanya 41 jam sudah tiba di Kaimana,” jelas Eko.

Baca juga:  12 Tim Bersaing di Turnamen Bola Basket Bupati Teluk Bintuni Cup 2023

Dia menambahkan, kapal biasanya singgah di sejumlah pelabuhan sebelum tiba di Kaimana. Namun untuk pelayaran kali ini, KM Sabuk Nusantara 42 langsung menuju Kaimana tanpa singgah.

Eko menjelaskan rute khusus itu merupakan tindak lanjut atas surat permohonan Pemkab Teluk Bintuni kepada PT Pelni. Meski demikian, kapal tidak disewa secara khusus.

“Jadi ini bukan charter. Penumpang tetap kita buka untuk umum, hanya saja rutenya yang berbeda dari jadwal reguler,” tegas Eko. (LP5/red)

Latest articles

Asap Kebakaran TPA Manokwari Ancam Kesehatan, Pemprov Papua Barat Wajibkan ASN...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemprov Papua Barat mewajibkan ASN dan non-ASN memakai masker di lingkungan kerja menyusul kebakaran TPA Manokwari. Kebijakan tersebut diterapkan karena asap...

More like this

Asap Kebakaran TPA Manokwari Ancam Kesehatan, Pemprov Papua Barat Wajibkan ASN Pakai Masker

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemprov Papua Barat mewajibkan ASN dan non-ASN memakai masker di lingkungan...

Oknum Komisioner KPU Papua Barat-Istri Orang Diamankan di Kasus Perzinaan, Diduga Hendak Hilangkan Bukti

MANOKWARI, LinkPapua.id – Oknum Komisioner KPU Papua Barat berinisial AM dan perempuan berinisial TJ...

Oknum Komisioner KPU Papua Barat-Istri Orang Lain Diamankan Polisi di Kasus Perzinaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Polisi mengamankan oknum Komisioner KPU Papua Barat berinisial AM bersama perempuan...