MANOKWARI, LinkPapua.id – Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Papua Barat menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) perdananya setelah fakum selama 10 tahun. Konsolidasi ini menjadi momen penting bagi para pengusaha di Papua Barat untuk merancang arah kebijakan baru yang adaptif terhadap perubahan ekonomi.
Karteker Ketua Apindo Papua Barat, Sloyer Elisa, menegaskan pentingnya konsolidasi ini. Musprov ini secara langsung menjadi komitmen Apindo untuk menciptakan iklim usaha yang produktif.
“Dunia usaha membutuhkan organisasi yang solid, adaktif dan mampu membawa dan membaca arah perubahan ekonomi nasional maupun global,” ujar Sloyer Elisa saat Musprov yang berlangsung di Hotel Billy Jaya, Manokwari, Kamis (11/12/2025).
Apindo Papua Barat berkomitmen menjadi mitra konsultatif bagi pemerintah daerah. Hal ini dilakukan untuk memastikan investasi adil dan memberi nilai tambah bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Papua Barat, Yacub Rickhard Kiriwenno, mewakili Gubernur Dominggus Mandacan hadir sekaligus membuka Musprov. Dia menyampaikan bahwa para pengusaha adalah mitra strategis pemerintah.
“Kehadiran Apindo Papua Barat menjadi jembatan penting antara dunia usaha dan pemerintah dalam meluruskan kebijakan yang kondusif bagi iklim investasi di tanah Papua,” katanya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat berkomitmen penuh untuk memangkas birokrasi perizinan. Selain itu, Pemprov juga akan meningkatkan kepastian hukum bagi investor.
Musprov diharapkan menghasilkan rekomendasi konkret untuk meningkatkan daya saing ekonomi. Rekomendasi tersebut juga mencakup pengembangan UMKM lokal dan membuka peluang investasi yang lebih luas.
Musprov perdana Apindo Papua Barat ini mengambil tema besar, yaitu menciptakan iklim investasi untuk mewujudkan ekonomi Papua Barat yang produktif dan berkelanjutan. Kegiatan diikuti peserta yang berasal dari tujuh kabupaten di Papua Barat.
Ketua Panitia Musprov, Isak SK Mansawan, menyampaikan bahwa tujuan utama Musprov adalah menyusun program kerja dan memilih pengurus baru DPP. Menurutnya, Musprov merupakan amanat dari AD/ART Apindo untuk evaluasi, perancangan program kerja, dan pemilihan pengurus baru. (LP14/red)








